Jebolan SMPN 1 Angkatan 1979 Temu Kangen

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (24/02)

Meski berlangsung sederhana reuni alumni SMP Negeri 1 Sumbawa angkatan 1979, Sabtu (21/2), berlangsung semarak. Kegiatan yang dipusatkan di SMP 1 Sumbawa itu, diikuti ratusan alumni yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia, mulai dari Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Bima, Pulau Lombok hingga Pulau Jawa.

amdal

Ketua Panitia, Pincun Nurhinsyah, SIP, MSi, mengatakan alumni SMPN 1 Sumbawa angkatan 1979 sekitar 403 orang, namun yang berhasil dihubungi hanya 160 orang. Dari jumlah tersebut yang berkesempatan hadir hanya sekitar 120 orang. “Alhamdulillah lebih dari dua per tiga yang bisa menghadiri kegiatan reuni ini,” ujarnya.

Menurut Pincun—sapaan akrabnya, keinginan kuat para alumni menghadiri kegiatan tersebut sangat luar biasa. Karena terkendala tugas dan pekerjaan serta kondisi geografis, membuat ratusan alumni lainnya tidak bisa hadir. Ia mengaku sangat bersyukur atas terwujudnya kegiatan berharga ini. Selain menjadi ajang silaturrahim, juga menjadi ajang bertukar pikir untuk membangun SMPN 1 Sumbawa yang lebih baik di masa mendatang.

Untuk diketahui, selain berbagi cerita dan pengalaman pribadi, kegiatan tersebut dimanfaatkan juga untuk mendeklarasikan wadah alumni angkatan 1997. Wadah resmi ini dideklarasikan oleh masing-masing perwakilan alumni dari sejumlah daerah.
Pincun berharap, wadah alumni ini dapat menjadi perekat sekaligus pemersatu antar sesama alumni. Ke depannya alumni SMPN 1 Sumbawa pada umumnya, khususnya Alumni angkatan 1979 dapat memberikan konstribusi besar terhadap kemajuan SMPN 1 Sumbawa.

Baca Juga  Menristek Kagum, Mahasiswa UTS dari Aceh Sampai Papua

Hal senada juga disampaikan perwakilan alumni asal KSB, Dr Ir W Musyafirin. Dia berharap agar para alumni dapat memberikan kosntribusi nyata bagi keberlangsungan SMPN 1 Sumbawa, baik saat ini maupun di masa mendatang. “Tidak hanya alumni angkatan 1979, semua alumni SMPN 1 Sumbawa pada umumnya juga harus memberikan konstribusi nyata,” tandasnya seraya menambahkan apa yang diberikan alumni saat ini belum sebanding dengan apa yang telah diberikan sekolah sebelumnya. “Kita harus bersyukur dengan kesuksesan yang telah kita raih. Untuk itu mari kita refleksi, apa yang telah diberikan sekolah dan apa yang akan kita berikan ke depannya,” kata Sekda KSB ini.  Dia berharap pertemuan ini bukanlah yang terakhir tapi harus ada pertemuan-pertemuan lanjutan, agar silaturrahim antar alumni tetap terjalin. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda