BNI Sumbawa Santuni 135 Anak Yatim di Tiga Panti Asuhan

oleh -19 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/02)

BNI Yatim Piatu (26)Bank BNI Cabang Sumbawa kembali menyantuni panti asuhan. Kegiatan yang dikemas dalam BNI Berbagi ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya santunan kepada anak yatim piatu diberikan pada momen BNI Yatim Piatu (27)Bulan Ramadhan dengan mendatangi sejumlah panti asuhan, namun kali ini dilakukan di luar bulan suci tersebut dan dipusatkan di Kantor BNI Sumbawa. Bahkan kegiatan yang digelar Minggu (22/2) ini terbilang semarak, sebab selain memberikan santunan kepada anak yatim dan bantuan masing-masing Rp 5 juta untuk tiga yayasan/panti asuhan, BNI juga menyiapkan doorprize. Tampak keceriaan terpancar di wajah 135 orang anak yatim piatu yang berada di bawah naungan Panti Asuhan Muhammadiyah, Al Mizan Kecamatan Lopok, dan Al Islah Gunung Galesa Kecamatan Moyo Hilir. Mereka bisa membawa pulang berbagai macam hadiah menarik termasuk dua buah sepeda yang berhasil diperoleh Iqro Firman Maulana—siswa MTs Negeri 1 Sumbawa yang diasuh Panti Asuhan Al Mizan, dan Sahela—siswi MTs Gunung Galesa.

BNI Yatim Piatu (18)Pemimpin Cabang BNI Sumbawa, Suhartono ST MM dalam kesempatan itu mengatakan, santunan yang diberikan BNI kepada 135 anak yatim piatu yang diasuh tiga panti asuhan ini sebagai bentuk rasa syukur atas karunia dan rahmat Allah SWT. BNI ingin berbagi agar keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak yang selama ini mendapat ujian yang sangat berat karena ditinggalkan orang tuanya. Santunan ini ungkap Suhartono, berasal dari pegawai BNI yang setiap bulannya dipotong 2,5 persen dari gaji pokok kemudian dikelola kantor pusat untuk selanjutnya digelontorkan kembali ke masing-masing kantor cabang untuk program BNI Berbagi seperti dilakukan bersama anak-anak yatim piatu tersebut.

BNI Yatim Piatu (23)Suhartono mengakui momen pemberian santunan ini sedikit berbeda dari biasanya. Hal ini dimaksudkan agar santunan itu dapat dimanfaatkan anak-anak pada tahun pertama masuk sekolah. “Semoga apa yang kami berikan BNI Yatim Piatu (24)dapat bermanfaat bagi anak-anak dan yayasan yang menaunginya. Yang penting bagi kami adalah doanya agar BNI terus berjaya dan terus berbagi dengan jumlah setiap tahun mengalami peningkatan,” pintanya.

Sementara itu Ketua Yayasan Gunung Galesa, Drs H Muhammad Putra M.Pd.I yang mewakili dua yayasan lainnya, menyampaikan terima kasih kepada BNI atas kepeduliannya kepada anak asuh dan lembaga yang mereka pimpin. Kepedulian bank bermotto “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa” ini ungkap Haji Putra—akrab Ustad ini disapa, adalah salah satu implementasi dari Sabda Rasulullah SAW. “Bahwa sebaik-baik rumah di kalangan kita kaum muslimin manakala di rumah itu ada anak-anak yatim yang dipelihara dengan baik,” sebutnya.

Baca Juga  Hebat, Tiga Dosen UTS Hadiri Internasional Agribisnis Tingkat Asia

Bahkan Rasulullah juga pernah bersabda, sambung Haji Putra, pemelihara dan penyantun anak yatim akan duduk bersama Rasulullah di surga ibarat dekatnya jari telunjuk dan jari tengah. “Dengan amalan ini semoga BNI semakin jaya dan jajaran di dalamnya mendapat karunia dan ridho Allah SWT,” ucap Haji Putra yang didampingi Ketua Yayasan Al Mizan, Burhanuddin S.Ag.

BNI Yatim Piatu (19)Ustadz H Ahmad Arifin LC dalam tausiahnya, menerangkan bahwa Allah SWT menghiasi kehidupan umat manusia dengan berbagai macam ujian. Salah satu ujian yang paling panjang dan berat dirasakan oleh anak-anak yatim. Bayangkan mereka dengan usia yang masih belia telah kehilangan sosok ayah yang memelihara, menafkahi dan memberikan kasih sayangnya. Karenanya menjadi kewajiban semua umat muslim termasuk karyawan BNI melalui program berbaginya untuk menjadi ‘ayah’ bagi mereka dengan terus memberikan santunan di setiap kesempatan. Menurut Ust Arifin, ada tiga alasan mengapa Rasulullah mewajibkan untuk menyantuni anak yatim. Di antaranya membentuk akhlak yang mulia, serta melembutkan hati dan mendatangkan rezeki. “Rasulullah pernah bersabda, hati yang keras dan sempitnya rezeki solusinya adalah menyantuni anak yatim,” imbuhnya. Alasan lain yaitu akan mendapat kasih sayang dari Allah SWT. Ketika Allah menyayangi hambanya pasti doa yang dikabulkan akan diijabah.

Di bagian lain ceramahnya, Ust Arifin meminta anak yatim yang bernaung di tiga panti asuhan ini untuk tidak bersedih hati dan merasa cemas. Sebab anak yatim memiliki panutan manusia mulia yaitu Rasulullah SAW yang sejak berusia 6 bulan ditinggal ayahnya, usia 6 tahun ditinggal ibunya dan berumur 8 tahun kakek yang mengasuhnya juga meninggal dunia. Namun demikian Rasulullah menjadi tokoh dan pemimpin nomor satu dunia. Banyak lagi tokoh-tokoh Islam yang berasal dari anak-anak yatim, karena kesabaran dalam mencari ilmu mereka menjadi orang-orang besar dan pemimpin umat terkemuka. “Kami doakan semoga anak-anak yatim yang mendapat santunan BNI ini menjadi pemimpin masa depan yang taat kepada Allah SWT,” ucapnya.

Baca Juga  Mitigasi Lingkungan, BKPH Ampang Plampang Lakukan “Weekend Menanam”

Kiprah BNI Sumbawa

Konstribusi BNI untuk masyarakat dan daerah Kabupaten Sumbawa terus mengalir. Sudah banyak yang telah dilakukan BNI tidak hanya di bidang keagamaan dan sosial namun bidang lainnya seperti pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Misalnya yang sudah dilakukan pemberian beasiswa kepada 1.000 anak TKI, membantu rehab fisik sekolah di Kecamatan Moyo Hulu, Kecamatan Plampang dan Empang, melaksanakan program pembagian 5.000 kacamata gratis kepada para pelajar termasuk 1.000 orang untuk Sumbawa. BNI juga memberikan bantuan pendidikan kepada 46 orang siswa sekolah dasar dari kalangan tidak mampu. Masing-masing anak mendapat Rp 750 ribu plus paket sekolah senilai Rp 450 ribu. Selain itu BNI bersama Pemda menggelar kegiatan Go Green—penanaman pohon dalam rangka mewujudkan Sumbawa Hijau, serta mempercantik kota dengan membuat taman di Simpang Karaci. BNI juga ikut andil dalam memajukan perkembangan olahraga, di samping ambil bagian dalam aksi kemanusiaan seperti donor darah. Tak hanya itu BNI mendukung program pemerintah daerah untuk tumbuh dan berkembangnya Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Sumbawa dengan membangun fasilitas lapak kuliner di Komplek Pusat Pertokoan Samawa. Kali ini BNI kembali menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta dalam menyukseskan kegiatan Operasi Katarak bagi masyarakat kurang mampu. Operasi Katarak yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Sumbawa bekerjasama dengan Tim Dokter Spesialis Mata dari Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Mataram, RSU Propinsi dan Bank BNI ini, sebagai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50. Operasi yang diikuti ratusan penderita katarak tersebut digelar di RSU Propinsi KM 7 Jalan Raya Sumbawa—Bima.

Untuk diketahui, BNI Sumbawa saat ini memiliki 5 outlet yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa hingga Sumbawa Barat, terdiri dari 1 Kantor Cabang Utama, 4 kantor layanan serta didukung lebih dari 30 ATM BNI 24 Jam dan 1 Mobil BNI Layanan Gerak yang siap melayani kebutuhan perbankan masyarakat. (*)  Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda