2.050 Meter Jalan Rusak Diterjang Banjir Tarano

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/02)

Jalan TaranoJalan penghubung Desa Banda dan Bantu Lanteh Kecamatan Tarano sepanjang 2 kilometer dalam kondisi rusak berat. Padahal jalan hotmix tersebut baru tuntas dikerjakan Juli 2014 lalu. Artinya jalan yang dibangun CV Cakra Kwangko ini belum sampai berumur satu tahun. Rusaknya jalan ini akibat banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di wilayah kecamatan setempat, Jumat (20/2) malam. Di beberapa titik jalan sudah berlubang dan nyaris putus. Yang paling parah terlihat di depan Kantor Desa Bantu Lanteh. Sepanjang 40 meter aspal jalan hanyut diterjang banjir yang berasal dari luapan Embung Banda menyatu dengan air yang mengalir bebas dari atas bukit. Ironisnya lagi, potongan-potongan aspal rata-rata berdiameter 100-150 centimeter nyangkut di pagar rumah warga, ada juga yang terbawa hingga ke teras.

amdal

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Bantu Lanteh, M Naim yang ditemui di lokasi, menilai jalan yang baru dikerjakan itu terkesan sia-sia sebab tidak memiliki asas manfaat dalam jangka panjang. Meski mereka tidak mengetahui secara tekhnis termasuk besarnya anggaran proyek, namun dia memastikan jika hasil pengerjaan jalan itu tidak berkualitas. “Bayangkan, begitu mudahnya aspal jalan itu terangkat bagai kapas, sepertinya tidak nempel dengan bahan lainnya,” sesal Naim.

Kondisi jalan ini sudah pasti mengganggu arus lalulintas. Karenanya Ia berharap pemerintah daerah dapat mendesak kontraktor untuk kembali memperbaiki jalan tersebut. “Kami ingin pemerintah memberikan perhatiannya. Yang paling penting, perbaikan jalan itu harus berkualitas agar memiliki asas manfaat dalam waktu yang cukup lama,” pungkasnya.

Baca Juga  Porsi Pengadaan Ternak Dikurangi

Data lain yang berhasil dihimpun, jalan lingkungan di lima desa yang rusak akibat terjangan banjir mencapai 2050 meter. Tak hanya itu jaringan pipa air bersih sepanjang 2 kilometer yang baru dibangun menggunakan dana APBN di Desa Labuan Jambu rusak total. Kemudian listrik di beberapa tempat padam karena beberapa tiang listrik terutama yang berada di Desa Pidang, roboh. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda