Kantor Pengelolaan KTM Tak Berfungsi

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (13/02)

Meski telah dibangun Tahun 2010 lalu, namun Kantor Pengelolaan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Labangka, hingga kini belum dapat dimanfaatkan. Pasalnya di wilayah KTM ini belum memiliki sarana air bersih dan jaringan listrik.

amdal

Kondisi tersebut diakui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Transmigrasi, Zaenal Abidin, S.Sos. “Sampai hari ini memang belum bisa dimanfaatkan untuk menggelar rapat, karena kedua fasilitas itu belum tersedia,” ujarnya.

Mengingat keberadaan sarana air bersih dan jaringan listrik ini sangat vital, Disnakertrans telah memasukkan anggaran dari APBD 2015 untuk perencanaan simpang jalan provinsi menuju pusat KTM, sarana air bersih dan jaringan listrik serta rehab gapura KTM.

Tapi perencanaan ini menurut Bidin—sapaan akrabnya, sepertinya tidak dapat direalisasikan khususnya untuk sarana air bersih dan jaringan listrik, karena saat penerimaan DIPA dari pemerintah pusat, hanya item rehab gapura yang disetujui. “Tahun depan diusulkan lagi dan akan kita sampaikan bahwa perencanaannya sudah siap,” tandasnya.

Lebih lanjut Ia menegaskan, pihaknya hingga kini belum mengetahui apakah ada atau tidak dana kelanjutan bagi pembangunan fisik di KTM Labangka, tahun ini karena Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), belum ada.

Belum adanya POK ini, dikarenakan terjadinya pemisahan antara Transmigrasi dengan Tenaga Kerja dan pegabungan Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) dengan Transmigrasi. “Katanya dana kelanjutan untuk pembangunan KTM ini tetap ada, tapi kapan turunnya ini yang kami belum tahu persis,” kata Bidin.

Baca Juga  Sumbawa Eksport 30 Ribu Ton Jagung ke Filipina

Menurut informasi yang diperolehnya, tahun ini ada dana sebesar 1,2 miliar yang akan diturunkan dan digunakan untuk pembinaan daerah transmigrasi binaan dan pusat KTM. “Kalau untuk fisik tidak ada. Dana tahun ini menurut informasi hanya untuk pembinaan saja,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda