Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Pembayaran Honorarium

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (10/02)

Iwan Kurniawan SH, Kasi Pidsus Kejari Sumbawa
Iwan Kurniawan SH, Kasi Pidsus Kejari Sumbawa

Kasus Dugaan Korupsi Pembayaran Honorarium Perangkat Desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini mulai ditangani Kejaksaan Negeri Sumbawa. Hal ini menyusul berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak kejaksaan yang diikuti dengan pelimpahan tersangka berinisial HPS beserta barang bukti oleh penyidik Polres KSB, Senin (9/2).

amdal

Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Iwan Kurniawan SH kemarin, mengakui telah menerima berkas dan tersangka kasus tersebut. Tersangka berinisial HPS ini merupakan Kasubag Bidang Pengembangan Masyarakat pada BPM Pemdes KSB. Dalam kasus tersebut ungkap Iwan—akrab pejabat kejaksaan ini disapa,

polisi telah menetapkan dua orang tersangka. Adanya tambahan tersangka ini hasil pengembangan penyidikan terhadap tersangka HPS. Tersangka lain ini berinisial HN—oknum Bendahara BPM Pemdes KSB. Namun untuk tersangka HN masih dalam tahap penyidikan Polres KSB, kejaksaan baru menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan).

Dijelaskan Iwan, kasus dugaan korupsi ini terjadi pada Tahun 2012–2013. Saat itu tersangka HPS menerima honorarium perangkat desa. Honor ini seharusnya diberikan kepada Tim Koordinasi Tingkat Desa sebesar Rp 736 juta lebih, Tim Koordinasi Tingkat Kelurahan Rp 138 juta, dan Tim Koordinasi Tingkat Kecamatan Rp 39,9 juta.

Ketika dicairkan oleh bendahara, HN, dana itu tidak disalurkan sepenuhnya kepada pihak penerima, tersangka hanya menyerahkan dana sebesar Rp 176 juta kepada tiga tim tersebut. Akibatnya negara dirugikan sekitar Rp 681 juta. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Tim KUDA Polres Sumbawa Tangkap Pelaku Balap Liar