Oknum Pengacara Ditangkap di Hotel

oleh -18 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (09/02)

Indi Suryadi Saat Dampingi Klien
Indi Suryadi Saat Dampingi Klien

Indi Suryadi SH—oknum pengacara di Sumbawa ditangkap polisi, Minggu (8/2) dinihari. Pengacara yang dikenal vocal dan kerap berani ini diringkus Tim Buru Sergap (Buser) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa di sebuah hotel wilayah Mataram NTB. Penangkapan terhadap Indi sekitar pukul 04.00 Wita ini dibenarkan Kapolres Sumbawa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi kemarin.

amdal

Menurut Kapolres, Indi ditangkap karena berkas perkara kasus dugaan tindak pidana memasuki rumah, ruangan atau pekarangan yang sudah sah milik Kho Tung Hwa alias Jayadi, yang melibatkannya telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Untuk proses lebih lanjut, Indi bersama dua saudaranya, Lili Suryadi dan Mun Mun Candia, yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilimpahkan ke kejaksaan guna proses penuntutan. Namun untuk menghadirkan para tersangka ini polisi merasa kesulitan karena tidak memenuhi panggilan penyidik, kecuali Mun Mun Candia. Indi dan saudaranya Lili Suryadi kerap berpindah-pindah tempat. Indi terakhir kali diketahui berada di sebuah hotel wilayah Mataram. Tim langsung menjemputnya dan kini sudah berada di Polres Sumbawa. Untuk menunggu pelimpahan, untuk sementara Indi dijebloskan ke dalam sel tahanan setempat. Saat ini ungkap Kapolres, pihaknya juga tengah memburu Lili Suryadi—saudara Indi. “Kami sudah mengidentifikasi keberadaannya, semoga cepat tertangkap,” ucap Kapolres.

Baca Juga  Sabung Ayam, Pemilik Arena 2,5 Juta, Pemain 1 Juta
Indi Saat Tolak Eksekusi Bangunan
Indi Saat Tolak Eksekusi Bangunan

Ditanya kapan pelimpahan para tersangka ke kejaksaan, Kapolres menyatakan tengah melakukan koordinasi. Jika jaksa setuju, para tersangka beserta berkas tahap kedua dapat dilimpahkan. “Ini tergantung jaksa,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Indi Suryadi Cs dijerat pasal 167 ayat (1) KUHP karena masuk tanpa izin ke dalam tanah dan bangunan yang sebelumnya telah dieksekusi sebagai milik sah Jayadi. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Indi Cs bereaksi mengajukan praperadilan terhadap Kapolres dan Kajari Sumbawa. Gugatan itu sudah terdaftar di Pengadilan Negeri Sumbawa, Rabu (4/2) lalu  untuk disidangkan. PN sudah menunjuk M Nur Salam SH sebagai hakim tunggal didampingi Panitera Pengganti, Joshua Ishak SH. Gugatan ini diajukan Indi Cs karena menilai tanah dan bangunan seluas 496 meter persegi ini masih dalam proses sengketa kepemilikan secara perdata. Selain itu gugatan juga diajukan karena keberatan dijadikan tersangka oleh kepolisian. Indi menilai penyidik tidak memiliki bukti permulaan yang cukup (prematur) yang sidang perdananya akan digelar 10 Februari besok. Terhadap langkah ini, baik Kapolres Karsiman maupun Kajari Sugeng Hariadi SH MH, mempersilahkannya.

Indi saat Digiring penyidik masuk tahanan
Indi saat Digiring penyidik masuk tahanan

Menurut Kapolres, penetapan tersangka terhadap Indi dan dua saudaranya sudah melalui proses penyelidikan dan penyidikan. Dari proses ini ditemukan bukti permulaan yang cukup sehingga penyidik menetapkan status tersangka terhadap ketiganya. Berkas perkara kasus inipun telah dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan.

Hal ini diakui Kajari berdasarkan hasil penelitian beberapa kali terhadap berkas perkara tersebut. Karenanya kepada penyidik kepolisian untuk ditindaklanjuti dengan pengiriman berkas perkara tahap kedua beserta tersangka dan barang bukti.

Baca Juga  Nyabu, Polisi Berpangkat Bripka ini Tertangkap

Dikatakan Kajari, penetapan tersangka terhadap Indi Cs masih asas praduga tak bersalah, karena kebenaran dari perbuatannya akan dibuktikan di pengadilan. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda