Pencuri Byson Dikejar Massa

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (19/01)

Kepanikan Syamsul Bahri (30) seketika hilang. Pengrajin gula aren asal Desa Meno Kecamatan Rhee ini berhasil menemukan Byson miliknya yang dibawa kabur pelaku curanmor, Minggu (18/1). Ditemukannya sepeda motor merah maron EA 6005 AG ini dalam drama pengejaran yang dilakukan korban dibantu warga. Kendaraan ini ditemukan disembunyikan pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut di dalam semak belukar wilayah perbukitan Kecamatan Badas, sekitar 200 meter dari Hotel Kencana. Kini kendaraan tersebut telah diamankan di Polres Sumbawa, sedangkan pelaku masih dalam pencarian.

amdal

Ditemui di Polres Sumbawa, Syamsul Bahri menuturkan kronologis kejadiannya. Saat itu sekitar pukul 11.00 Wita, korban seperti biasa ke kebun kelapa miliknya di sekitar pesisir Pantai Lampok mengambil beberapa bahan dasar pembuatan gula aren. Korban memarkir kendaraannya dengan kondisi stang terkunci sekitar 15 meter dari pohon kelapa yang hendak dipanjatnya. Sedangkan kunci kontak disimpan di kotak tembakau dan dibungkus dengan handuk lalu disembunyikan di bawah pohon kelapa. Ketika korban berada di atas pohon, pelaku yang diperkirakan telah membuntuti korban mulai beraksi. Dengan mengambil kunci kontak, pelaku yang diketahui mengenakan baju belang bermotif merah lengan panjang dan memakai topi ini langsung menghidupkan kendaraan korban lalu kabur. Korban tersadar ketika mendengar suara motornya, membuatnya kalang kabut langsung meluncur dari atas pohon kelapa sehingga keduanya lengannya mengalami luka lecet. Korban berusaha mengejar pelaku yang terus menggeber Byson itu. Sepanjang jalan korban yang berlari mengejar terus berteriak. Sayangnya di desanya (Meno) dalam keadaan sepi karena warga tengah berada di pemakaman. Dengan meminjam sepeda motor warga korban terus mengejar pelaku yang kabur kearah. Korban kemudian mampir di Polsek Rhee untuk melaporkan kasus tersebut serta menghubungi keluarganya di Sumbawa untuk melakukan penghadangan. Polsek Rhee pun berkoordinasi dengan Polsek Alas, Utan  dan Polres Sumbawa.

Baca Juga  Polsek Plampang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aborsi

Sementara keluarga korban bersama warga menghadang pelaku di jalan raya Kanar. Awalnya mereka memasang portal berupa batang kayu di tengah jalan. Namun hanya berlangsung sesaat karena mereka tidak ingin pengguna jalan lain terganggu. Tak berselang lama pelaku muncul, namun secara bersama dengan bus yang melaju dari arah yang sama. Kondisi ini membuat warga kesulitan menghadang pelaku yang terus menggeber gas Byson curiannya. Warga langsung bergegas mengejar pelaku yang sudah hilang dari pandangan. Warga kehilangan jejak, meski demikian semua pintu masuk dan keluar seperti Batu Gong, Goa Kompi, dan lainnya habis disisir. Beruntung salah seorang warga yang tengah berladang sekitar 200 meter dari jalan raya Kencana, mengaku melihat seseorang menyembunyikan sepeda motor di semak belukar sekitar ladang setempat. Selanjutnya pelaku menumpang bus menuju arah Alas. Saat dicek ternyata benar, sepeda motor yang berada di semak itu adalah Byson milik korban. Barulah diketahui alasan pelaku menyembunyikan kendaraan itu karena memang kehabisan bensin. “Kami sudah menyerahkan sepeda motor itu kepada polisi,” kata Syamsul Bahri.

Sementara itu Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, membenarkan adanya kasus curanmor tersebut. Kendaraannya sudah ditemukan, dan pelakunya masih dalam pencarian. “Kasusnya masih dalam penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku,” demikian Waluyo. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda