Shabu Dimusnahkan

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/01)

 

amdal

Musnah BB shabuSatuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sumbawa memusnahkan barang bukti narkoba jenis shabu-shabu (SS) senilai Rp 20,6 juta. Shabu tersebut terbagi dalam beberapa ukuran, yakni 12 poket ukuran besar seharga Rp 20,4 juta, 2 poket ukuran sedang Rp 1,8 juta dan 6 poket ukuran kecil Rp 2,4 juta. Pemusnahan BB yang dipimpin Kasatres Narkoba AKP Purbo Wahono ini disaksikan jaksa dari Kejari Sumbawa Dita SH dan dihadiri sejumlah perwira kepolisian di antaranya KBO Satres Narkoba IPTU I Ketut Suryana dan Kasubag Humas IPTU Waluyo. Dalam pemusnahan barang bukti pada Jumat (17/1), pihak kepolisian juga menghadirkan tersangka Kurnia Ramadan alias Hamdan (37) warga Serading Kecamatan Moyo Hilir.

Kasatres Narkoba, AKP Purbo Wahono yang ditemui mengakui barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan yang terbesar sepanjang Tahun 2014. Barang bukti itu diamankan dalam drama penggrebekan bertepatan dengan Hari Natal, Kamis (25/12). Saat ditangkap, dari tangan pengedar shabu-shabu ini disita 26 poket shabu terdiri dari 14 poket ukuran besar, 4 poket sedang, dan 8 poket kecil, yang seluruhnya seberat 28,30 gram. Selain itu 1 buah pipa kaca, 1 jarum suntik, 1 pipet plastik, 2 handphone, tas pinggang warna hitam, dan uang tunai Rp 5,2 juta. Polisi juga mengamankan Mobil Toyota Avanza L 1648 DM yang digunakan tersangka saat hendak melakukan transaksi narkoba.

Baca Juga  Meresahkan, Residivis Curanmor Ditembak

Penangkapan terhadap pengedar shabu ini berawal dari informasi akan adanya transaksi narkoba. Tim Satres Narkoba langsung meluncur di jalan raya Sumbawa-Bima Kilometer 4 depan SPBU. Setibanya di TKP, tersangka muncul mengendarai mobil yang direntcar dan berhenti untuk menunggu calon pembeli. Tim mendekat dan langsung menyergap. Penangkapan mendadak ini membuat tersangka tak sempat berkilah atau menghindar, selain berterus terang mengakui shabu yang berada di dalam tas pinggang yang tergeletak di dalam mobil adalah miliknya. Tersangka langsung digelandang ke Polres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan sekaligus pengembangan penyidikan. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku barang haram itu dikirim dari Jakarta yang diterima di Mataram. Selanjutnya shabu tersebut diedarkan di Sumbawa untuk menyambut malam Tahun Baru. Sudah ada beberapa poket yang berhasil dijual tersangka. Selain memiliki, menyimpan, menguasai dan membawa narkotika golongan I (shabu), hasil tes urine terhadap tersangka dinyatakan positif Ampetamin. Terhadap perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 ayat (1), 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelumnya, tersangka Hamdan pernah dua kali mendekam di penjara terkait kasus perjudian togel, yakni Tahun 2007 divonis 8 bulan penjara dan kembali mengulangi perbuatannya pada Tahun 2008 yang dijatuhi hukuman 5 bulan penjara. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda