Mahasiswa FEB UTS Delegasi AUYS  di Malaysia, Study Tour di Singapura

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/01)

UTS Delegasi  1Keberadan pemuda memiliki peran yang sangat strategis sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) bagi suatu negara. Sumber daya yang dimiliki oleh generasi muda sangat berperan penting bagi  pembangunan dan kemajuan sebuah bangsa. Pemuda sebagai ujung tombak dan garda terdepan harus memiliki nilai keimanan yang kuat, kemampuan leadership, visioner, inovatif, kreatif, enterpreneurship serta memiliki semangat yang tinggi untuk melakukan perubahan bagi masyarakatnya dan lingkungannya.

Atas dasar itulah, UTS bersama universitas lainnya di Indonesia menjadi partnership dalam forum “ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2015” yang akan diselenggarakan pada 26-29 Januari 2015 di Universitas Utara Malaysia (UUM), Malaysia.

Forum AUYS 2015 yang juga diikuti universitas terkemuka negara ASEAN ini, nantinya akan membahas tentang peran pemuda dan mahasiswa dalam masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) dan global serta berbagai isu tentang pemuda dan solusi dari segala permasalahan yang dihadapi pemuda di negara ASEAN. Pertemuan tersebut juga membahas platform bagi pengembangan mahasiswa di lembaga-lembaga tinggi belajar, khususnya di kawasan asia  serta mendorong keamanan, perdamaian, dan kemakmuran di antara negara-negara anggota ASEAN. Selain itu juga membahas masalah lingkungan, pariwisata dan intracultural (budaya) masing-masing negara peserta.

Untuk mengikuti kegiatan itu, UTS mengutus 10 mahasiswa FEB. Adalah Putri Munira, Munyta Mentari, Yulia Sasmiranti, Ragil Hidayat, Dimas Juniar Pratama, Yuni Mahardianti, Indria Arbia Rahim, Nadhira Rosalina, Budy Subiyarto, dan Ishom Robbani.

Baca Juga  Sumbawa akan Miliki Pembangkit Listrik Biomassa

Persiapan sudah dilakukan melalui pertemuan rutin membahas tentang peran pemuda secara global sebagai agen perubahan (agent of change) yang nantinya berdampak pada pembangunan pemuda se-negara ASEAN dan cakupan multilateral. Pokok bahasan diskusi juga terkait strategi yang mampu dilakukan pemuda untuk menguatkan perannya sebagai pemuda dalam melakukan perubahan pembangunan bagi masyarakat ASEAN.

Negara-negara berkembang yang tergabung dalam ASEAN memiliki peran strategis dalam percaturan ekonomi global. Karenanya keikutsertaan UTS dalam forum ini sangat tepat dalam menyumbangkan ide dan gagasannya bagi keberadaan pemuda sebagai pilar kemajuan bangsa.

Mewakili rekannya, Dimas Juniar Pratama menyatakan keinginannya memberi sumbangsih pemikiran bagi permasalahan generasi muda. “Selain merupakan kegiatan ekstrakurikuler bagi fakultas ekonomi, lewat forum ini saya ingin menyumbangkan ide dan gagasan saya untuk generasi muda ASEAN serta ingin menunjukkan bahwa UTS mampu sejajar dengan universitas ternama lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan Putri Munira, meski masih terbilang baru, namun mahasiswa UTS memiliki potensi dan mampu berperan di forum internasional (AUYS 2015). Hal ini juga bentuk motivasi bagi rekan mahasiswa lainnya untuk lebih berprestasi dan mengembangkan diri. Lewat forum ini nantinya Ia akan menyampaikan aspirasi pemuda Sumbawa serta memberi solusi terhadap persoalan pemuda dari negara lain. “Forum AUYS 2015 merupakan momentum yang tepat dalam mengembangkan kemampuan diri serta ajang tukar fikiran dengan mahasiswa dari negara lain yang harus dimanfaatkan dengan baik. Semoga ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa yang lain untuk lebih peka terhadap persoalaan-persoalan pemuda,” timpal Yuni Mahardianti.

Baca Juga  Pemda Siapkan 1.258 Beasiswa untuk Masyarakat KSB

Akbar Nikmatullah Dahlan, M.Sc selaku Pembina Tim, berharap hasil pertemuan ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2015 nantinya dapat dijadikan aspirasi mahasiswa dan pemuda se-ASEAN untuk disampaikan di KTT ASEAN SUMMIT sebagai pokok bahasan utama. Bagaimanapun juga persoalan pemuda merupakan persoalan di masing-masing negara ASEAN. Selain menghadiri pertemuan tersebut, rangkaian perjalanan tim UTS juga akan dilanjutkan dengan study tour ke Fakultas Lee Kuan Yew School of Publicy, Universitas Nasional of Singapore (UNS). Mahasiswa UTS akan mempelajari sosok Lee Kuan Yew sebagai pemimpin yang berperan penting selama tiga dasawarsa membawa Singapura dari negara dunia ketiga menjadi negara maju. Lee adalah sosok yang kontroversial, visioner, politikus handal dan arsitek ekonomi bagi kemakmuran Singapura. Kepemimpinan dengan segala kebijakan ekonominya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dimanapun. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda