1 Juli PNS Wajib BPJS

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/01)

BPJSKabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mulai bulan Juli 2015 mendatang, seluruh PNS diwajibkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Dasar hukum diwajibkannya abdi negara ini menjadi peserta BPJS adalah UU No 24 tahun 2011, PP 84 tahun 2013, Kepres 109 tahun 2013 dan Permendagri No 109 tahun 2014.

amdal

Ditemui Gaung NTB, Kabid Pembinaan Disiplin dan Kesejahteraan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, H Asto Wintyoso, SH, mengakui jika mulai tanggal 1 Juli mendatang, seluruh PNS diwajibakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pegawai Non PNS yang honornya dibiayai oleh pemda, juga masuk dalam program ini. Dengan diwajibkannya pegawai menjadi peserta BPJS ini kata Haji Asto, maka pemerintah juga diwajibkan menyediakan anggarannya. “Berapa seluruh pegawai yang jadi peserta nantinya, masih kita data,” ujarnya.

Dijelaskannya, selama ini PNS hanya ditanggung oleh Askes untuk kesehatan saja. Itu artinya, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, hal-hal yang tidak ditanggung Askes seperti kecelakaan dalam melaksanaan tugas kerja, otomatis ditanggung oleh BPJS. “Dengan menjadi peserta BPJS ini, kita berharap dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi PNS selama melaksanakan tugasnya,” kata Haji Asto.

Untuk diketahui ruang lingkup kecelakaan kerja yang menjadi tanggungan BPJS adalah, perjalanan ke tempat kerja, di lokasi kerja, perjalan pulang ke rumah dan perjalanan dinas luar. Untuk santunan cacat total, 70 persen kali 80 bulan gaji ditambah berkala 2 tahun sementara untuk kematian kecelakaan kerja 60 persen kali 80 kulan gaji ditambah berkala 2 tahun. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Gandeng TAGANA dan Pramuka, Satgas HANURA Cegah Penyebaran Covid