Dituduh Memperkosa, Nelayan Dihajar Tetangga

oleh -0 views
bankntb

Abu: Tuduhan itu Tidak Benar !

Sumbawa Besar, SR (15/01)

amdal

Diduga melakukan pemerkosaan terhadap tetangganya, Abu (45) menjadi bulan-bulanan massa. Warga Desa Labuan Badas Kecamatan Badas yang berprofesi sebagai nelayan ini dihakimi hingga terluka. Beruntung lokasi Pos Polisi KP3 Badas berada di sekitar TKP sehingga ayah tiga anak tersebut cepat diselamatkan dan kini diamankan di Polres Sumbawa.

Aksi main hakim sendiri ini terjadi Rabu (14/1) siang. Berawal dari pengaduan YL kepada keluarganya kalau terlapor (Abu) telah memperkosanya, Rabu dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu korban yang hendak buang air kecil di kamar mandi yang letaknya berada di luar rumah, ditarik terlapor lalu melakukan perbuatan tak senonoh.

Namun Abu membantah pengakuan korban. Ketika ditemui di Ruang Reskrim Polres Sumbawa, Abu menuturkan, sekitar pukul 01.00 dinihari dia memergoki korban bersama pacarnya, AR—nelayan asal Kecamatan Rhee, sedang bermesraan di dalam kamar mandi. Setelah memastikannya, Abu mendobrak pintu kamar mandi. Sontak saja sepasang kekasih ini terkejut. Abu langsung memarahi AR yang tidak lain adalah anak buahnya dalam usaha pengumpulan ikan. Karena diminta terlapor, AR pulang meninggalkan YL yang sedang menangis. Sepeninggal AR, terduga mengaku menasehati korban agar tidak mengulangi perbuatan tersebut. Nasehat ini diberikan selain sebagai tetangga, korban juga masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Sebab menurut Abu, perbuatan itu dilakukan korban sudah yang ketiga kalinya, hanya baru kali ini dia menggrebegnya. Keesokan harinya, Abu kaget didatangi keluarga korban langsung menghakiminya seraya menuduhnya memperkosa korban. “Ini tuduhan yang tidak benar, saya berani bersumpah tidak melakukannya,” bantah Abu. Ia telah memberikan klarifikasi di Pos KP3 Badas namun keluarga korban tidak mempercayainya.

Baca Juga  Ambil di Bank, Uang 50 Juta Hilang di Jok

Sementara itu Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, tadi malam, mengaku telah menerima laporan dugaan pemerkosaan tersebut. Untuk saat ini, terlapor sudah diamankan, sedangkan korban selaku saksi pelapor sudah dimintai keterangan sekaligus dilakukan visum et repertum (VER) di RSUD Sumbawa. “Kasusnya sedang ditangani penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” ujar Waluyo. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda