Rekanan Tolak Berikan Data, Kejaksaan Bertolak ke Jakarta

oleh -0 views
bankntb

Proyek Revitalisasi Stadion Cendrawasih

Sumbawa Besar, SR (10/01)

Kajari Sumbawa Sugeng Hariadi SH MH
Kajari Sumbawa Sugeng Hariadi SH MH

Dugaan penyimpangan pengerjaan Proyek Revitalisasi Stadion Cendrawasih Sumbawa masih terus diselidiki pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Bahkan tim Adhiyaksa berencana bertolak ke Jakarta untuk mencari data proyek senilai Rp 4 Miliar tersebut. Hal ini dilakukan karena sampai saat ini PT Teta Cipta Mandiri selaku rekanan belum memenuhi janjinya untuk memberikan data yang diminta pihak kejaksaan. “Kami akan jemput bola untuk mendapatkan data mengenai proyek ini,” kata Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH yang dikonfirmasi belum lama ini.

Untuk diketahui ungkap Sugeng—akrab Kajari disapa, proyek pembuatan lintasan atletik di Stadion Cendrawasih ini diluncurkan Kementerian Pemuda dan Olahraga Tahun 2013 melalui Deputi Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepemudaan. Namun hingga batas akhir kontrak, proyek ini belum beres. Diakuinya, ada beberapa pihak yang dimintai klarifikasi soal proyek itu. Dan kejaksaan juga akan mengundang pihak lainnya sebagai langkah kejaksaan untuk pengumpulan bukti dan keterangan.

Sebelumnya Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik menyesalkan belum tuntasnya pengerjaan proyek yang diluncurkan Kementerian Pemuda dan Olahraga Tahun 2013 itu. JM—sapaan singkat Bupati mendesak rekanan yang berkantor di Jakarta ini berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaannya.

JM mengakui pihak rekanan telah datang menyerahkan hasil proyek sekaligus sisa dana Rp 200 juta agar Pemda dapat melanjutkan sisa pekerjaannya. Tentu saja pihaknya menolak secara tegas, karena jika menerimanya sama halnya mencari penyakit. Seharusnya menurut Bupati, proyek yang dikerjakan dari awal harus juga diselesaikan hingga akhir. Sangat tidak patut ketika proyeknya tidak selesai lalu datang menyerahkan pekerjaan dan meminta Pemda yang menuntaskannya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Kejaksaan Temukan DBHCHT Sumbawa Tidak Sesuai Peruntukan