Tinggal Satu DPO Korupsi yang Diburu

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (08/01)

Sugeng Hariadi SH MH, Kajari Sumbawa Besar
Sugeng Hariadi SH MH, Kajari Sumbawa Besar

Kejaksaan Negeri Sumbawa tetap memasukkan agenda perburuan buronan korupsi pada Tahun 2015 ini. Setelah satu buronan tertangkap pada Tahun 2014 lalu, kini kejaksaan terus memburu satu buronan lainnya. “Tinggal satu koruptor lagi yang kami buru,” kata Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH, Rabu (7/1).

amdal

Disebutkan Kajari, satu koruptor tersebut adalah M Natsir—mantan Kepala Pertamina Depot Badas Sumbawa. Beberapa tempat yang dicurigai sebagai tempat persembunyiannya sudah disisir, termasuk terakhir kali di Malang Jawa Timur. Saat itu pihaknya mengutus dua orang jaksa, Yandi dan Mufti untuk menyigi kebenaran informasi yang diterima dari masyarakat ini. Setelah ditelusuri ternyata Nasir sudah pindah dan rumah yang sebelumnya ditempati dan dijadikan tempat usaha sudah dijual. Sementara penghuni baru tidak mengetahui keberadaan Nasir selanjutnya.

Karenanya untuk mengawali Tahun 2015 ini, ungkap Sugeng—akrab Kajari ramah ini disapa, pihaknya akan kembali berkoodinasi dengan MMC (Monitoring Media Center) Kejaksaan Agung RI untuk membantu melacak keberadaan Nasir. “Terus kita buru dan upaya ini tidak akan berhenti,” ucapnya.

Untuk diketahui Nasir telah dinyatakan DPO sejak dua tahun lalu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hokum tetap (inkrach). Nasir divonis 5 tahun penjara terkait kasus BBM Bersubsidi. Ketika hendak dieksekusi, Nasir menghilang. Demikian dengan Farid, namun terpidana 3 tahun penjara untuk kasus Korupsi Pengadaan Produk Makanan Program Penanganan Gizi Buruk di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa berhasil ditangkap di sebuah hotel di Mataram. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Tak Pakai Masker, 8 Pelanggar Didenda Uang, 2 Bersihkan Selokan