Rawan Pencurian Ternak, Aparat Harus Diperkuat

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (06/01)

Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa
Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa

Masyarakat di beberapa kecamatan wilayah bagian barat Sumbawa terutama di Kecamatan  Utan dan Rhee, merasa resah. Sebab aksi kawanan pencurian ternak terus berlangsung. Sudah banyak ternak warga yang raib dan beberapa warga sempat menjadi korban penyerangan para pelaku yang dipastikan berasal dari luar Sumbawa. Di satu sisi aparat keamanan terutama Angkatan Laut yang posnya berada di pesisir Labuan Pade Kecamatan Utan tidak dapat berbuat banyak. Padahal aksi kawanan ini dilakukan melalui jalur laut.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Drs A Rahman Alamudy SH M.Si yang belum lama ini berkunjung ke Pos Danlanal Labuan Pade. Saat ditemui kemarin, Abi Mang—akrab politisi Golkar ini disapa mengakui keresahan warga terkait maraknya aksi pencurian ternak di wilayah tersebut. Dalam tiga tahun terakhir ini sebutnya, diperkirakan sudah lebih dari 1000 ekor ternak yang diembat kawanan pelaku. Bahkan saking seringnya aksi ini, semangat warga untuk memelihara ternak kian menurun. Namun kondisi ini tidak harus menyalahkan aparat keamanan disana seperti kepolisian dan TNI termasuk angkatan laut.

Selain jumlah mereka terbatas, juga kondisi operasionalnya sangat memprihatinkan. Seperti yang dialami TNI AL di Labuan Pade, meski memiliki fasilitas tapi mereka kesulitan biaya operasinal di samping tempat tinggal sekaligus kantor yang tidak representatif. “Saya yang melihat langsung kondisi itu sangat terenyuh,” ucap Abi Mang.

Baca Juga  HUSNI MO Ditetapkan Sebagai Cabup Cawabup Terpilih

Karenanya sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah (eksekutif dan legislative) memberikan perhatian terhadap kondisi yang ada. Tentunya dengan melakukan langkah kongkrit bagaimana masyarakat bisa aman dalam berusaha (beternak) dan aparat bisa nyaman dalam melaksnakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).

Selama ini diakui Abi Mang, pemerintah telah berupaya maksimal untuk mendukung berkembangnya ekonomi masyarakat di bidang peternakan dengan memberikan bantuan bibit ternak. Meski ini terlaksana jika tidak ditopang dengan keamanan wilayah, maka program pemerintah tersebut akan sia-sia. “Ternak sudah berkembang dengan bagus, tiba-tiba diangkut maling karena keamanan yang tidak terjaga,” katanya.

Karenanya pemerintah daerah harus bersungguh-sungguh bersinergi dengan aparat agar segal a kebutuhan yang menyangkut kepentingan keamanan dapat disupport. “Kami di DPRD akan mendukung karena keamanan adalah factor penentu bagi majunya pembangunan di daerah ini,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda