Minibus “Putra Sanggar” Dibakar Massa

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/01)

Minibus “Putra Sanggar” seketika menjadi arang. Bus bernopol EA 7299 LZ jurusan Dompu—Lombok ini dibakar massa di jalan By Pass Sering wilayah Dusun Ganinggara Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwis Sumbawa, Kamis (1/1) dinihari sekitar pukul 03.30 Wita.

amdal

Aksi massa ini terjadi setelah bus yang mengangkut 28 orang penumpang tersebut menabrak  sepeda motor Honda Legenda yang menyebabkan Husain Ahid (62) warga setempat tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara sopir bus, Lalu Nasaruddin Adianto (44) warga Manggalewa, Kabupaten Dompu, kabur mengamankan diri di Polres Sumbawa.

Peristiwa naas ini bermula ketika minibus datang dari arah Boak menuju jalan by pass, sedangkan sepeda motor yang dikendarai korban berada di depannya juga dari arah yang sama. Saat memasuki TKP sepeda motor korban berbelok ke kanan. Kondisi yang tak diduga ini membuat sopir bus tak sigap untuk menginjak rem karena jarak bus dan sepeda motor sekitar 3 meter. Akibatnya bus melindas korban. Mendengar informasi tersebut warga berdatangan membuat sopir panik lalu kabur meninggalkan bus dan para penumpang. Karena kesal tidak mendapati sopir, massa yang berjumlah banyak ini langsung menggulingkan bus kemudian membakarnya. Polisi yang terjun ke TKP tidak dapat berbuat banyak selain berusaha menenangkan massa dan menghubungi petugas Satdamkar guna memadamkan api yang berkobar hebat melahap bagian-bagian bus. Sekitar pukul 06.30 Wita, api berhasil dipadamkan. Sedangkan para penumpang difasilitasi pihak kepolisian untuk melanjutkan perjalanan ke Lombok menggunakan bus lain.

Baca Juga  Belum Ada Hasil Bedah Mayat Pegawai Kementerian PU

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang berbuntut aksi pembakaran bus. Untuk kasus kecelakaannya, pihak kepolisian telah mengamankan sopir bus dan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus mengerahkan anggota guna menetralisir situasi. Sejauh ini kasusnya masih ditangani penyidik Unit Lakalantas. (*) Baca juga di Gaung NTB 

iklan bapenda