Perpanjang Runway Yes, Perluasan Bandara No

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/01)

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik
Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik menyambut positif adanya rencana perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin. Tambahan panjang landasan dari 1.650 meter menjadi 1.850 meter merupakan keinginan yang sudah lama agar memberikan kenyamanan dan keamanan untuk didarati pesawat dari maskapai yang ada saat ini. JM—akrab Bupati yang ditemui usai menghadiri acara Wisuda Mahasiswa UNSA belum lama ini, menyatakan belum saatnya memperluas bandara dengan pembebasan lahan seluas 15 Ha. Pasalnya Sumbawa bukan merupakan jalur penerbangan nasional dan internasional. Apalagi perluasan bandara itu untuk kepentingan agar dapat didarati pesawat besar.

Yang dibutuhkan saat ini selain perpanjangan landasan pacu, adalah maskapai yang ada dapat menambah frekwensi penerbangannya. JM mengaku sudah mengkomunikasikan hal ini kepada dua maskapai seperti Wings Air agar dapat melakukan penerbangan 2-3 kali sehari, dan Garuda dapat terbang setiap harinya. Hal ini mengingat kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara saat ini cukup tinggi. “Saya sempat tidak jadi berangkat keluar daerah karena seatnya sudah penuh padahal pemesanan tiket dilakukan dua hari sebelum jadwal keberangkatan,” akunya.

Karena itu selain menambah frekwensi penerbangan, fasilitas bandara juga harus mendapat perhatian sehingga mampu didarati pesawat pada malam hari. Dan fasilitas yang ada ditingkatkan sehingga berfungsi secara maksimal dalam membantu aktivitas penerbangan termasuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang.

Baca Juga  IISBUD Sarea Bahas Tantangan MEA di Vietnam

Mengenai adanya keinginan sharing anggaran daerah dan pusat untuk merealisasikan keinginan itu, JM menilainya sangat bagus. Saat ini telah dibuat draft kerjasama sharing dana antara pemerintah kabupaten/kota dan propinsi maupun pusat terkait perluasan bandara yang rencananya dimulai Tahun 2015. Karena masih dalam bentuk draft,  ungkap JM, Pemda Sumbawa telah membentuk tim untuk menganalisa apa yang menjadi kebutuhan termasuk kemampuan keuangan daerah yang akan dialokasikan dalam kerjasama tersebut. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda