DPO Polres Sumbawa Ditembak Buser Polda NTB

oleh -7 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/12)

Curanmor RandiID alias Leksi harus berjalan pincang. Sebab kaki kanan DPO pencurian sepeda motor (curanmor) ini dilubangi timah panas dalam drama penangkapan yang dilakukan Tim Buser Polda NTB hasil koordinasi dengan Buser Polres Sumbawa, Senin (22/12).

amdal

Warga Kelurahan Seketeng ini dijadikan DPO terkait aksinya awal Desember lalu di lokasi Proyek Pembangunan AKPER Sumbawa jalan lintas Sumbawa—Bima KM3 wilayah Kelurahan Samapuin. Di lokasi ini, tersangka Leksi mengambil satu unit sepeda motor Supra X 125 warna merah putih milik Amirudin, pekerja setempat. Namun aksi ini terungkap ketika Tim Buser Polres Sumbawa yang tengah melakukan kegiatan “Kring Serse” memergoki tersangka di tengah malam sedang mengendarai sepeda motor Gang Pegadaian Kelurahan Brang Biji. Saat ditegur, tersangka panik lalu kabur meninggalkan barang bukti hasil kejahatannya tersebut. Hasil penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas tersangka. Bahkan tersangka diketahui kabur ke Pulau Lombok, sehingga Tim Buser Sumbawa berkoordinasi dengan Tim Buser Polda NTB. Saat ini tersangka yang sudah dilumpuhkan diamankan di Polda NTB dan tadi malam Tim Buser Polres Sumbawa bertolak ke Lombok untuk menjemput tersangka.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi, mengakui pengungkapan kasus curanmor ini berkat kerjasama timnya dengan Tim Polda NTB. Untuk penyidikan lebih lanjut, tersangka sudah dijemput. Terkait penangkapan ini Kapolres menyatakan akan terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya aksi lain tersangka yang dilakukan di lokasi berbeda.

Baca Juga  Buntut Bentrok Berdarah Pekerja Sumba, Desa Adat Kenakan Sanksi 10 Juta

Sementara itu Kanit Jatanras Subdit III Polda NTB IPTU Erikson di Mataram, Minggu, mengatakan anggota dari Sumbawa Besar melaporkan ada seorang DPO yang melarikan diri ke Mataram sejak dua pekan lalu. “Kami mengejar pelaku berdasarkan laporan yang diterima dari anggota di Sumbawa Besar,” katanya.

Tim Buser Polda NTB yang melakukan pengejaran terhadap pelaku akhirnya berhasil menangkapnya pada Minggu (21/12) pukul 16.00 WITA, di sebuah kontrakan rumah yang beralamat di BTN Lingkar Selatan. Dalam penangkapannya, Erikson mengatakan, ID sempat melakukan perlawanan. “Saat di kepung, ID mengeluarkan sebuah senjata tajam dan mengancam anggota,” ucapnya.

Melihat hal itu, Tim Buser Polda NTB kemudian mengeluarkan tembakan peringatan. Namun tidak dihiraukan pelaku, bahkan membuatnya mencoba melarikan diri melalui pagar belakang kontrakannya. “Saat dia mencoba melarikan diri lewat belakang, anggota langsung menerobos masuk ke dalam rumah dan menembak kaki kanannya,” ujar Erikson.

Menindaklanjuti itu, anggota langsung melarikan pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk diberikan perawatan medis akibat luka tembak yang dialaminya. “Sekarang pelaku masih dirawat dan beberapa anggota sudah kami tugaskan untuk memantaunya,” ucap Erikson.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap salah satu rekannya yang berinisial SL warga Sumbawa Barat. Hal itu disampaikannya berdasarkan pengakuan ID. “Ada satu lagi rekannya, identitasnya sudah kami kantongi,” pungkasnya. (*) baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda