Baru Dibuat Jalan Samota Sudah Rusak

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/12)

jalan samota 1Masih berumur beberapa bulan, Jalan Samota sudah mengalami kerusakan. Sebagian aspal yang berada di kiri dan kanan jebol dan ambruk, karena berem yang masih berupa tanah uruk ini rapuh. Selain jalan, saluran drainase yang berada di sisi jalan juga rusak parah. Material batu tercerai berai terkesan konstruksinya asal-asalan. Yang parahnya lagi, jalan itu terancam putus karena sisi gorong-gorong yang terbuat dari beton sudah mulai pecah.

Rusaknya jalan dan saluran ini diduga kuat akibat hujan deras yang mengguyur beberapa hari lalu. Rembesan air dari bukit dalam jumlah besar membuat tanah di sisi jalan beraspal itu longsor, sehingga sebagian aspal ikut ambrol. Sedangkan saluran yang terbilang berukuran kecil ini tidak mampu menampung kapasitas air yang turun dari bukit. Akibatnya hantaman air itu menyebabkan saluran pecah dan materialnya habis tergerus air. Muncul beragam asumsi jika jalan dan saluran tersebut dikerjakan secara asal-asalan.

jalan samota 2Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sumbawa, H Saad Abdullah ST yang dikonfirmasi Senin (22/12), mengatakan, kerusakan jalan yang baru dikerjakan sepanjang 5 kilometer untuk tahap pertama ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak rekanan karena masa pemeliharaannya masih sangat panjang. Memang diakui Haji Saad—akrab Ia disapa, musuh terbesar jalan adalah air. Sekuat apapun konstruksi jalan akan rusak ketika dihantam air yang terus menerus. Apalagi jalan yang baru dikerjakan yang dihantam air dari atas, bawah dan samping pasti akan rusak. “Kerusakan itu bukan karena kesalahan perencanaan atau pengerjaan yang asal-asalan,” ucap Haji Saad.

Baca Juga  Bapenda Sumbawa Siap Catat Sejarah, PBB Tahun Ini Capai 100 Persen

Namun  terhadap kondisi jalan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pusat mengingat proyek tersebut dibiayai APBN. “Kami di kabupaten hanya menyiapkan lahan dan mengkoordinasikan pelaksanaannya,” jelasnya.

Untuk diketahui Jalan Samota atau jalan lingkar utara ini akan tuntas Tahun 2019 dengan panjang jalan mencapai 47 kilometer.  Jalan ini akan dibangun dari Jalan Garuda tembus ke Tanjung Menangis, Ai Limung hingga keluar di Bage Tango Kecamatan Lopok.

Sementara itu Kasatker Jalan Samota, Ashari belum berhasil dikonfirmasi meski dihubungi beberapa kali namun tidak diangkat. Terakhir dihubungi tadi malam, HP nya dalam keadaan mailbox. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda