Kuang Jeringo dan Kuang Amo Terakomodir KAT 2015

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/12)

Kadis Sosial Sumbawa, Ir H Ibrahim M.Si
Kadis Sosial Sumbawa, Ir H Ibrahim M.Si

Program Komunitas Adat Terpencil (KAT) merupakan salah satu program gebrakan dari Kementrian Sosial (Kemensos), yang tersebar di seluruh Indonesia melalui dinas sosial provinsi dan kabupaten/kota.

amdal

Sasaran dari program ini adalah daerah/wilayah terpencil dan terisolir dengan tujuan ingin memberikan sentuhan langsung kepada masyarakat yang kurang mampu. Di Kabupaten Sumbawa program ini sudah terlaksana sejak Tahun 2009 lalu, dimana Dusun Kalimango Desa Mokong Kecamatan Moyo Hulu masuk dalam program KAT atau kegiatan fisik pembedahan rumah sebanyak 51 KK dengan anggaran Rp 1,22 miliar. Program ini terus berlanjut hingga 2014. Untuk tahun ini ada dua dusun yang mendapatkannya yaitu Dusun Arung Santek dan Lepak Loam dengan jumlah total dana sekitar Rp 2,5 miliar.

Sejauh ini ungkap Kepala Dinas Sosial (Disos) setempat, Ir H Ibrahim M.Si, tingkat pengerjaannya sudah hampir rampung. Melalui program ini masyarakat hanya diberikan bantuan seperti Bahan Bangunan Rumah (BBR). Sedangkan untuk pengerjaannya dilakukan secara swadaya. “Kami sudah turun bersama Inspektur Jendral dan tim lainnya untuk melakukan monitoring. Hasilnya, semuanya sudah hampir selesai,” ujarnya.

Bagaimana dengan Tahun 2015 mendatang ? ditambahkan Haji Ibrahim, bantuan dengan sistem BBR sudah tidak diberlakukan lagi. Bantuan yang diberikan pemerintah nantinya berbentuk rumah dengan jumlah sasaran sebanyak 118 KK/rumah di wilayah tersebut. “Bantuan ini diberikan masing – masing 59 KK tersebar di dua dusun itu. Satu rumah mendapatkan bantuan sebesar 35 juta. Sedangkan untuk total anggaran yang disediakan 4 miliar lebih,” sebutnya.

Baca Juga  Komisi III DPRD NTB Setuju Penambahan Penyertaan Modal di Bank NTB Syariah

Melalui program ini diharapkan pemerintah secara bertahap tiap tahunnya dapat mengeliminir keterilisoliran masyarakat terutama yang tidak mampu. “Kami harap kedepan melalui program ini masyarakat kita dapat lebih sejahtera,” demikian H Ibrahim. (*) baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda