Toko Pakaian Ludes Terbakar

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/12)

IPDA Totok Suharyanto SH, Kapolsek Empang
IPDA Totok Suharyanto SH, Kapolsek Empang

Rumah toko (ruko) “Amar Family” yang terletak di Dusun Marga Makmur, Desa Empang Bawa, Kecamatan Empang, ludes dilalap di jago merah, Minggu (14/12) dinihari sekitar pukul 04.30 Wita. Akibatnya rumah sekaligus toko pakaian ini hanya tersisa tembok yang sudah menghitam. Sumber di TKP menyebutkan, musibah kebakaran ini terjadi menjelang adzan subuh. Api mulai terlihat dari lantai dua ruko tersebut. Api pun cepat membesar merambat di beberapa bagian bangunan, dan semakin berkobar ketika melahap isi ruko yang sebagian besar pakaian. Upaya pemadaman api oleh warga sedikit terlambat karena pintu pagar ruko terkunci rapat. Warga kemudian membuka paksa gembok untuk mempermudah gerakan agar tidak merambat ke bangunan lainnya yang berdekatan dengan ruko.

amdal

Kapolsek Empang, IPDA Totok Suharyanto SH yang ditemui di TKP menyebutkan sumber api berasal dari konsleting listrik (arus pendek) pada lantai dua ruko. Saat kebakaran, Harun—pemilik Ruko, sedang berobat ke Mataram, sedangkan family lainnya berada di Surabaya untuk membeli pakaian. “Rumah saat terjadi kebakaran dalam kondisi kosong,” ujar IPDA Totok, seraya menduga kerugian sementara mencapai Rp 500 juta.

Api dapat dipadamkan secara total sekitar pukul 07.30 Wita, dan IPDA Totok menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bahu membahu melokalisir kobaran api sehingga tidak merembet ke perumahan lainnya.

Baca Juga  Pembunuhan Haji Acing Mulai Mengarah ke Tersangka

Sementara Ketua Forum Kewaspadan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Empang, mengharapkan agar Pemda Sumbawa menempatkan petugas pemadam kebakaran di wilayah bagian timur Sumbawa, sehingga musibah kebakaran yang luar biasa seperti ini dapat segera diatasi. “Dulu pernah Damkar di Poskan di Kecamatan Plampang tapi sekarang sudah ditarik, kami tidak tahu alasannya,” tukasnya. Namun dia berharap masyarakat tetap waspada dengan segala kemungkinan bencana yang dapat terjadi setiap saat. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda