SMPN 1 Badas Juara Pertama  Kelola BOS Tingkat Nasional

oleh -15 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/12)

A Rahman Semba S.Pd, Kepala SMP N 1 Badas
A Rahman Semba S.Pd, Kepala SMP N 1 Badas

Bersama SMP Negeri 01 Batu Malang Jawa Timur dan SMP Negeri 19 Jakarta Selatan DKI, SMP Negeri 1 Badas Kabupaten Sumbawa, berhasil meraih juara pertama dalam penilaian Lomba Tata Kelola Dana BOS SMP tingkat nasional. Untuk diketahui, lomba yang digelar dari tanggal 9—12 Desember di Jakarta itu diikuti sebanyak 63 SMP dari 34 provinsi di Indonesia dan 53 SD dari 28 provinsi. Piagam pernghargaan bagi pemenang lomba sendiri, diserahlan langsung oleh Dirjen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad, Ph.D.

amdal

Kepala Sekolah setempat, A Rahman Semba SPd tak mampu menutupi rasa bangganya atas raihan prestasi tersebut. Betapa tidak di lomba yang menghadirkan dewan juri mulai dari Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Indonesian Coruptian Wacth (ICW) Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sampai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut, sekolahnya mampu menyingkirkan sekolah-sekolah terkenal yang ada di tanah air.

Di lomba ini kata Man—sapaan akrabnya, ada dua tahap penilaian pertama, tim dari pusat melakukan verifikasi. Hasil verifikasi itu selanjutnya disidang di tingkat nasional. Kedua, hasil verifikasi harus dipresentasikan oleh sekolah, karena tim tidak akan menerima begitu saja hasil verifikasi. “Jadi verifikasi ini mesti dibuktikan lewat presentase,” ujarnya.

Dalam penilaian yang berlangsung tertutup itu, ada 4 komponen pokok tentang pengelolaan dana BOS di sekolahnya yakni perencanaan, pelaksanaan, pelaporan serta dampak yang ditimbulkan, yang dipresentasekannya di hadapan dewan juri.

Baca Juga  Peringkat Prestasi Kemahasiswaan UTS Meningkat, Capaian Luar Biasa untuk Kampus Baru

Secara garis besar Man, yang juga ketua PGRI Cabang Badas ini, menuturkan untuk komponen pertama yaitu perencanaan, penyusunan RKS tetap mengacu pada Juknis yang ada, termasuk membentuk tim manajemen. Setelah disusun, perencanaan dana BOS ini lalu disosialisasikan kepada siswa dan orang tua. “Untuk pelaksanaan dan pelaporannya kita laksanakan sesuai program yang sudah disusun dalam RKS,” tegasnya.

Lalu bagaimana dengan dampak ?. Menurut mantan Kepala SMP 4 Badas ini, dampak yang dirasakan sekolahnya dengan adanya dana BOS tersebut terutama dari segi prestasi sangat luar biasa.

Itu dibutikan dengan terus munculnya prestasi di sekolahnya seperti raihan medali perunggu oleh siswanya di LPIR nasional termasuk kesebelasan SMP 1 Badas kembali mewakili NTB untuk kedua kalinya di LPI nasional. “Guru kami juga ada yang meraih juara IV nasional di lomba Forum Ilmiah Guru tahun 2013. Inilah beberapa garis besar tentang pengelolaan dana BOS di sekolah kami, yang saya presentasikan kepada dewan juri,” jelasnya.

Prestasi dengan meraih juara pertama ini tambahnya, menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS di sekolahnya sudah baik. Meski demikian, masih ada beberapa kekurangan yang harus terus diperbaiki agar semakin sempurna.

SMP 1 Badas sudah tidak bisa lagi mengikuti lomba serupa. Namun  ada tanggungjawab besar yang harus diberikan yaitu dengan membagi pengalaman kepada sekolah lain di Kabupaten Sumbawa. “Kami siap menjadi sekolah rujukan bagi sekolah lain yang ingin menimba ilmu tentang pengelolaan dana BOS. Prestasi di lomba Tata Kelola Dana BOS ini  tidak lepas dari kerjasama yang sudah terjalin antara guru dan komite. Kerjasama yang baik ini patut dipertahankan agar prestasi demi prestasi terus bermunculan,” demikian Rahman Semba. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda