SJP Minta PKS Sumbawa Bangun Kepercayaan

oleh -1 views
Serah terima Pataka PKS
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/12)

Suryadi Jaya Purnama ST, Ketua DPW PKS NTB
Suryadi Jaya Purnama ST, Ketua DPW PKS NTB

Ketua DPW PKS NTB, Suryadi Jaya Purnama (SJP) mengingatkan tugas pertama yang harus dilakukan pengurus baru DPD PKS Sumbawa adalah melakukan konsolidasi internal dan eksternal. Konsolidasi internal menurut SJP—sapaan singkat ketua DPW ini, adalah membangun trust (kepercayaan) kader dan pengurus bahwa mereka ini adalah pengurus yang amanah dan mampu melaksanakan seluruh agenda partai. Sedangkan eksternal, bagaimana mengembalikan kepercayaan partai terhadap mitra koalisinya di KMP. SJP tidak ingin sikap pengurus PKS terdahulu terulang, karena sikap kader PKS adalah sami’na watho’na (taat dan mengikuti) apa yang menjadi arahan dan instruksi pengurus di atasnya.

amdal

Ia menilai manuver PKS di DPRD Sumbawa untuk meraih jabatan tidak menyalahi aturan perundangan karena partai politik adalah organisasi untuk mengambil kewenangan dan kekuasaan. Namun yang menjadi persoalan, kader PKS tidak mengindahkan arahan untuk bergabung dengan KMP, sehingga DPW menyelesaikannya dengan pergantian pengurus untuk memperbaiki adanya perbedaan pandangan di dalam koalisi.

SJP juga mengakui mendengar kemelut yang terjadi di DPRD Sumbawa. Namun sikap yang ditunjukkan KMP menurutnya, bukan sebagai aksi pemboikotan terhadap pembahasan APBD karena agenda itu masih berproses. Sikap KMP dianggap sebagai sikap kritis yang cukup dinamis dan wujud demokrasi yang sehat. Demikian ketika disinggung soal sikap KMP yang berkaitan dengan perebutan jabatan di AKD (alat kelengkapan dewan), SJP tidak menampiknya. Dijelaskannya, berbicara parpol sudah pasti berkaitan dengan kewenangan dan kekuasaan. Yang penting ujung dari pembicaraan tentang kewenangan dan kekuasaan ini adalah kesejahteraan rakyat. “Perebutan kekuasaan atau kewenangan tidak bertentangan selama output dari diskusi atau dinamika dalam lembaga politik itu untuk kesejahteraan masyarakat,”  tukasnya.

Baca Juga  Tutup Perdagangan Bursa 2018, Presiden Jokowi: Kinerja IHSG Sesuai Target

Ia optimis ke depan KMP akan tetap solid sepanjang komunikasi terus dibangun dan dikembangkan, sebab koalisi ini tidak hanya dalam konteks politik di lembaga dewan melainkan cukup luas karena masih banyak agenda lain yang akan dibicarakan dan disepakati bersama. (* ) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda