Diabaikan Diknas Sumbawa, Diperhatikan Warga Amerika

oleh -6 views

Bantu Fasilitas SMPN 5 SATAP Badas

Sumbawa Besar, SR (11/12)

Maksimalnya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tentunya harus didukung sarana dan prasarana yang lengkap. Bila tidak, maka kegiatan di sekolah bersangkutan dipastikan tidak berjalan baik. Kondisi inilah yang sedang dialami oleh SMP Negeri 5 SATAP Badas.

Menurut kepala sekolah setempat, A Latief SPd, selain kekurangan kursi dan meja belajar, sekolahnya juga tidak memiliki ruang kepala sekolah, ruang guru serta ruang laboratorium. Di sekolahnya terang Latief, saat ini terdapat 95 siswa dan dibagi dalam tiga ruang kelas. Namun, sayang satu ruang kelas tidak memiliki kursi dan meja belajar. Alhasil, pihak sekolah terpaksa belajar menggunakan alas karpet. Jika memungkinkan, pihak sekolah harus meminjam kursi dan meja belajar di SD. “Dulunya sempat kita belajar pakai karpet, tapi sekarang kursi dan mejanya kita pinjam,” ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi itu sering dilaporkan ke Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa. Tapi, sekolah tersebut belum mendapat giliran bantuan. Untungnya, kekurangan fasilitas ini mendapat perhatian dari Sean Grammer—warga  Amerika yang setiap tahunnya berkunjung ke Pulau Medang. Sejumlah bantuan mulai 15 unit komputer, sebuah LCD, 6 buah mikroskop dan lima buah tikar, pernah diberikan bagi sekolah tersebut. “Ia berjanji untuk memberikan bantuan setiap tahunnya,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Selamat ! Guru SMKN 3 Sumbawa Terpilih Belajar ke Luar Negeri