Zebra di Sumbawa Tindak 1.800 Pelanggar

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (10/12)

IPTU Edy Sudarma Kurniawan S.Kom, Kasatlantas Polres Sumbawa
IPTU Edy Sudarma Kurniawan S.Kom, Kasatlantas Polres Sumbawa

Operasi Zebra Gatarin 2014 yang digelar di wilayah hukum Polres Sumbawa berakhir, Selasa (9/12). Dalam operasi yang dilaksanakan sejak 26 Nopember lalu atau selama 14 hari, berhasil menjaring sebanyak 1.800 pelanggaran.

amdal

Kasatlantas Polres Sumbawa, IPTU Edy Sudarma Kurniawan S.Kom yang ditemui usai memimpin operasi hari terakhir kemarin, mengakui jumlah pelanggar yang terjaring. Sebagian besar atau 70 persen pelanggaran adalah tidak mengenakan helm, sisanya tidak membawa surat kendaraan, dan kelengkapan tekhnis lainnya. Para pelanggar ini berasal dari berbagai kalangan termasuk oknum anggota polisi, PNS, pelajar, dan sebagian besar masyarakat umum.

Dalam menjaring para pelanggar, ungkap IPTU Edy—akrab perwira muda ini disapa, pihaknya menggelar operasi di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kepadatan arus lalulintas yang berada di dalam kota maupun di luar kota seperti wilayah Kecamatan Utan dan Alas. Di dua wilayah kecamatan ini terjaring 148 pelanggar. “Kami memilih dua wilayah kecamatan ini karena dianggap daerah rawan kecelakaan,” ucapnya.

Dengan banyak para pelanggar ini IPTU Edy mengakui kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas masih terbilang rendah. Padahal sebelum digelarnya operasi, sosialisasi gencar dilakukan tidak hanya di kalangan pelajar namun juga kalangan birokrasi melalui SKPD nya masing-masing. Selain itu sosialisasi juga dilakukan melalui media elektronik yang menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan helm, melengkapi diri dengan SIM, STNK, dan kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan ketika berkendara.

Baca Juga  Keluar Masuk Bui, Pengedar ini Kembali Tertangkap

Operasi Zebra Gatarin ini tujuan utamanya untuk meminimalisir dan menekan angka kecelakaan. Sebab kecelakaan terjadi karena adanya pelanggaran lalulintas. “Pelanggaran merupakan embrio dari kecelakaan,” ucapnya.

Ia berharap melalui operasi ini, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membudayakan tertib berlalulintas, terlebih lagi Kabupaten Sumbawa sudah menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha dan Kawasan Tertib Berlalu-lintas. “Semoga ini bisa dipertahankan melalui tindakan nyata, sehingga terciptanya Kamtibselcarlantas di daerah ini,” pungkasnya. (*) baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda