Penggorok Suami Alami Halusinasi

oleh -1 views
Masni Diborgol Penyidik Kepolisian
bankntb

Sumbawa Besar, SR (08/12)

Gorok suamiMasih ingat kasus istri gorok suami yang terjadi di lingkungan BTN Bukit Permai Kelurahan Seketeng ? Kasus menghebohkan yang terjadi 19 Oktober lalu ini kini terus berlanjut, meski tersangka Mahni sempat diduga mengalami gangguan jiwa. Hal ini berdasarkan hasil tes kejiwaan ibu dua anak tersebut dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Selagalas Mataram. Dalam tes itu, Masni sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan di RSJ setempat selama hampir sebulan.

amdal

Wakapolres Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Ferdyan Indra Fahmi SIK, menjelaskan, pemeriksaan kejiwaan Mahni di RSJ Selagalas Mataram dilakukan sejak 19 Oktober dan baru beberapa hari ini diterimanya. Hasil RSJ, ungkap Kompol Ferdyan, tersangka memiliki salah satu jenis gangguan kejiwaan. Tapi gangguan tersebut bersifat halusinasi, yang muncul ketika tersangka merasa tertekan.

Meski demikian, saat tersangka melakukan perbuatan menggorok suaminya, dalam kondisi sadar. Selain itu tersangka juga sadar atas risiko dari perbuatannya. Demikian juga saat diperiksa penyidik, tersangka dapat diajak berkomunikasi, serta menjawab pertanyaan penyidik dengan baik. “Mungkin tersangka berhalusinasi kalau korban akan melukainya, lalu dia mengambil tindakan terlebih dahulu dengan menganiaya korban,” kata Kompol Ferdyan.

Karenanya tersangka tetap bisa diproses lebih lanjut, mengenai hasil pemeriksaan RSJ akan dilampirkan untuk diajukan dalam persidangan nanti sebagai bahan pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan.

Baca Juga  Lima Pegawai Kementerian ESDM Diperiksa Polisi

Sebagaimana diberitakan, Mahni melakukan aksinya saat suaminya, Ismail Yusuf sedang tertidur di dalam kamar. Setelah itu Mahni kabur dan berhasil ditangkap polisi di kebun yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya. Dalam pemeriksaan polisi, tidak ada penyesalan terlihat dari wajahnya. Bahkan Mahni merasa puas dan mengaku sudah lama ingin membunuh suaminya. Sementara sang suami yang dalam kondisi sekarat dilarikan warga ke RSUD Sumbawa. Setelah melalui perawatan intensif, kondisinya pulih. (*)

iklan bapenda