Saad Dianggap Tidak Pantas Jadi Ketua Demokrat

oleh -0 views

Sumbawa Besar, SR (03/12)

Amirinsyah SE, Sekjen Demokrat Sumbawa
Amirinsyah SE, Sekjen Demokrat Sumbawa

Ambisi H Saad Abdullah ST untuk merebut jabatan sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sumbawa bakal terganjal. Selain dianggap tidak pantas, juga dinilai tidak memenuhi syarat. Hal ini ditegaskan Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumbawa, Amirinsyah SE, menanggapi keinginan Kadis PU tersebut untuk menggantikan Syamsul Fikri S.Ag M.Si sebagai Ketua Demokrat. Untuk menjadi ketua partai, harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Partai Demokrat adalah organisasi politik yang bersifat ‘inklusif’ artinya terbuka dan dapat menerima siapa saja untuk bersama-sama memperjuangkan dan melaksanakan amanat rakyat sesuai dengan cita-cita dan program organisasi.

DPRD

Selain itu sambung Amirin, Partai Demokrat adalah partai yang dibangun dengan landasan nasionalis religius. Karena itu dengan makna ‘nasionalis’ lanjut Amirin, Partai Demokrat menyakini bukan semata-mata menjadi parpol yang orientasinya pada upaya merebut kekuasaan termasuk upaya menjadi Bupati, melainkan menjadi kendaraan bersama untuk memenuhi kebutuhan atas kepentingan rakyat.

Demikian pula dengan nilai-nilai religiusitasnya, Partai Demokrat sangat memperhatikan aspek akhlak. Jika ada kader partai yang bermasalah secara sosial dan moral, maka dipersilahkan untuk meninggalkan Partai Demokrat. “Inilah yang menjadi dasar dan pijakan setiap orang bila ingin berkiprah melalui partai ini,” cetusnya.

Namun demikian, Ia menghargai keinginan besar H Saad Abdullah, namun untuk menjadi pimpinan Partai Demokrat di Kabupaten Sumbawa, tentunya harus melalui tahapan dan mekanisme yang diatur dalam AD/ART. “Keinginan Haji Saad untuk merebut pimpinan Partai Demokrat yang menjadi langkah awal untuk menjadi calon Bupati Sumbawa Tahun 2015 mendatang, berbanding terbalik dengan mekanisme dan aturan main di Partai Demokrat yang menyatakan bahwa masa kepengurusan hingga Tahun 2016,” tandasnya.

Baca Juga  Hipotesis Pilkada NTB yang Tak Terbukti ?
Muhammad Yasin Musamma
Muhammad Yasin Musamma

Sementara Wakil Ketua DPC Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Sumbawa, Muhammad Yasin Musama menambahkan mestinya Haji Saad konsen dengan pekerjaannya sebagai Kepala Dinas PU Sumbawa. Untuk diketahui kata Yasin, Partai Demokrat memiliki AD/ART yang mengatur kepengurusan partai, termasuk mengatur tentang persyaratan menjadi pengurus partai. Haji Saad dinilainya belum memenuhi syarat untuk menjadi calon Ketua DPC Partai Demokrat. Selain itu ungkap Yasin, pernyataan Haji Saad di media massa langsung direspon sejumlah PAC yang sekaligus menyampaikan keberatan. “Mereka menilai pernyataan Haji Saad melukai kader Demokrat,” imbuhnya.

Karenanya Yasin meminta Haji Saad dapat menarik kembali ucapannya yang menyatakan siap memimpin Demokrat sebab kondisi partai itu rapuh. “Tidak ada satupun PAC yang mendukungnya. Dan kami ingatkan Haji Saad tidak usah ikut campur dengan urusan politik, sebab itu menyalahi aturan sebagai PNS, apalagi terlibat langsung dalam politik praktis,” tandasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

DPRD DPRD