Jalan Batu Lanteh Ditangani Propinsi 

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/12)

H Saad Abdullah, ST, Kadis PU Kabupaten Sumbawa
H Saad Abdullah, ST, Kadis PU Kabupaten Sumbawa

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sumbawa, H Saad Abdullah ST mengaku sudah mengusulkan penanganan jalan sepanjang 9 kilometer dari Batu Dulang—Punik pada APBD Sumbawa Tahun 2015. Namun karena terjadinya defisit anggaran APBD sebesar Rp 10 Milyar, akhirnya penanganan jalan di wilayah Kecamatan Batu Lanteh tersebut dimasukkan dalam daftar tunggu (waiting list).

Meski demikian, Haji Saad—akrab pejabat ini disapa, pemerintah daerah tidak ingin jalan tersebut tidak tertangani dalam waktu dekat ini. Karenanya Bupati Sumbawa belum lama ini telah memerintahkannya untuk berkoordinasi dengan Kadis PU Propinsi NTB agar jalan Batu Lanteh segera ditangani. “Kami sudah berkoordinasi dengan PU Propinsi, dan mendapat sinyal positif,” kata Haji Saad yang dimintai tanggapannya terhadap tuntutan warga Batu Lanteh yang menggelar aksi demo mendesak pemerintah memprioritaskan infrastruktur jalan di wilayah tersebut, Senin (1/12).

Hasil koordinasi ini, lanjut Haji Saad, disiasati dengan penghapusan status jalan kabupaten terhadap jalan Batu Lanteh ini, dan dialihkan menjadi jalan propinsi. Dengan beralihnya status tersebut, Pemprov berkewajiban menangani jalan tersebut. Proses ini diyakini Haji Saad tidak membutuhkan waktu yang lama, sebab usulannya akan diajukan Januari 2015 untuk dibahas dan pelaksanaan penanganan jalan Batu Lanteh akan dilakukan Tahun 2016.

Kendati dikerjakan 2016 mendatang, lanjut Haji Saad, bukan berarti saat ini Pemda Sumbawa lepas tangan. Pihaknya terus melakukan pemeliharaan rutin jalan di sana melalui program UPR (Unit Pemeliharaan Rutin). Alat berat tetap di standby di lokasi untuk mengkondisikan titik rawan macet seperti di Peruak Treng, Turunan Tepal, Berang Ketampu, Sleleng, Batu Gerpang tanjakan Tangkampulit, dan turunan sebelum Baturotok–Porong. “Tetap ada penanganan darurat penunjang yang dilakukan Pemda agar tidak terjadi kevakuman,” akunya.

Baca Juga  Muscab PPP Sumbawa Diapresiasi Pemerintah Daerah

Namun Haji Saad bisa memberikan solusi lain untuk penanganan jalan Batu Lanteh, yaitu melalui dana aspirasi anggota DPRD Sumbawa yang besarnya masing-masing Rp 1,2 M atau totalnya mencapai lebih dari Rp 50 milyar. Dengan dana sebesar ini, mampu membangun infrasktruktur jalan (aspal) sepanjang 50 kilometer. “Cukup 8 miliar untuk Batu Lanteh sudah bisa mengaspal jalan sepanjang 8 kilometer,” sebutnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda