Dua Oknum Polisi Terjaring Razia

oleh -0 views
bankntb

Dijerat Sanksi Ganda

Sumbawa Besar, SR (29/11)

amdal
AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa
AKBP Karsiman SIK MM, Kapolres Sumbawa

Operasi Zebra Gatarin 2014 di wilayah hukum Polres Sumbawa, terus diintensifkan. Dalam melakukan tindakan terhadap pelanggar, operasi yang langsung dipimpin Kasatlantas, IPTU Edy Sudarma Kurniawan S.Kom ini tidak tebang pilih. Di hari ketiganya, Jumat (28/11), jajaran setempat menjaring dua oknum anggota polisi berinisial Briptu AJ dan Bripda VL. Kedua oknum bintara remaja berpakaian dinas lengkap ini dicegat setelah melanggar rambu lalulintas saat jajaran Satlantas melaksanakan operasi di seputaran Lawang Gali, Jalan Kartini Sumbawa. Dua oknum polisi ini langsung ditilang. Tak hanya itu mereka juga siap-siap untuk diajukan ke sidang disiplin, sebab Kapolres Sumbawa langsung memerintahkan Provost untuk melakukan pemeriksaan. Sebelumnya Briptu AJ dan Bripda VL terlihat keluar dari gang di samping Studio Radio Oisvira. Keduanya langsung diberhentikan anggota Satlantas dan langsung ditindak. Pasalnya di pintu keluar gang tersebut terpasang rampu larangan melintas dari Jalan Undru menuju Jalan Kartini, dan merupakan jalur satu arah yang menghubungkan Jalan Kartini dengan Jalan Undru. Jalur tersebut hanya bisa dilewati melalui Jalan Kartini menuju Jalan Undru.

Selain dua anggota polisi, sejumlah pengendara roda dua terjaring dalam operasi tersebut. sebagian besar para pelanggar ini tidak melengkapi diri dengan dokumen kendaraan seperti SIM dan STNK. Padahal sebelum digelar Operasi Zebra, polisi intensif melakukan sosialisasi dan himbauan termasuk disiarkan melalui media massa.

Baca Juga  Jamaah Masjid Polres Dompu Santuni Bocah Ledakan Kaleng Obat Nyamuk

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, menyayangkan adanya oknum anggota yang terjaring dalam operasi tersebut. Namun dalam melakukan tindakan pihaknya tidak tebang pilih, semua yang melanggar langsung ditilang termasuk anggota polisi. Meski demikian tindakan terhadap anggota polisi ini lebih berat daripada masyarakat umum. Mereka dikenakan sanksi ganda, yakni tindakan penilangan dan tindakan disiplin. “Hukumannya dobel,” tegas AKBP Karsiman—akrab Kapolres disapa.

Sanksi ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi anggota lainnya, karena sebagai aparat penegak hukum harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. “Bukannya melakukan pelanggaran,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda