Pengelolaan Aset Pemda Belum Tertib dan Efektif

oleh -18 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (25/11)

Kelola Aset 1Belum tertib, efektif dan efisiennya pengelolaan barang milik daerah menjadi salah satu alasan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Aset Setda menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Penatausahaan Barang Milik Daerah, Senin (24/11). Pasalnya barang milik daerah sebagai bagian terpenting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dalam laporannya, Kabag Aset Sumbawa, Agus Mustamin S.Sos M.Si menyebutkan tujuan dilaksanakannya Bintek ini agar tertatanya penatausahaan barang milik daerah yang terdiri atas pembukuan, inventarisasi dan pelaporan melalui aplikasi SIMDA BMD, serta peningkatan kompetensi penyimpan dan pengurus barang yang ada di SKPD. Kegiatan ini diikuti 55 orang peserta terdiri dari penyimpan/pengurus barang dari masing–masing SKPD, dan dua orang narasumber dari Pemprov NTB. “Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai III Kantor Bupati ini berlangsung dari tanggal 24 hingga 26 November 2014,” ucapnya.

Agus—akrab Kabag Aset ini disapa menyampaikan kondisi SKPD sebelum adanya bimbingan teknis ini yaitu Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggunakan aplikasi SIMDA BMD, bahwa data BMD masing–masing SKPD diinput dan diolah dalam aplikasi yang kemudian dikompilasi di Bagian Aset Setda. Ini dilakukan karena masih belum memadainya pemahaman administrator dan operator SIMDA terhadap peraturan–peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan BMD, masih terdapat penyimpan/pengurus barang SKPD yang belum memahami penatausahaan aset yang baik dan benar menggunakan aplikasi. Hal ini ditunjukkan dengan masih terlambatnya laporan–laporan aset yang wajib disampaikan per semester, dan masih terdapatnya kesalahan penentuan kode barang dalam buku inventaris barang yang tidak sesuai dengan kode yang terdapat pada Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan BMD. Selain itu terdapat pencatatan aset tetap yang tidak sesuai dengan golongan aset tetap itu sendiri dan pencatatannya tidak didukung data–data yang lengkap seperti tidak tercantumnya tahun perolehan, asal–usul barang, spesifikasi barang dan dokumen kepemilikan barang.

Baca Juga  Komisi VII DPR RI: Pembangunan Smelter di KSB Bukan PHP

Ia berharap melalui Bimtek dan pendampingan pengisian aplikasi SIMDA BMD, akan tersosialisasinya aplikasi SIMDA BMD kepada administrator dan operator di tingkat Pembantu Pengelola Barang dan Pengurus Barang SKPD di lingkup Pemda Sumbawa. Kemudian tersedianya operator terlatih dan siap untuk mengaplikasi SIMDA BMD di 55 SKPD, terinstalnya SQL dan aplikasi SIMDA BMD pada komputer server dan komputer client di pembantu pengelola barang dan pengurus barang SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

“Mengingat pentingnya Bimtek ini, saya harap seluruh peserta mengikutinya dengan sunguh-sungguh sehingga dapat memberi manfaat dan mampu diimplementasikan di SKPD masing-masing,” kata Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Arasy Muhkan saat membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Menurut Wabup, pengelolaan barang milik daerah merupakan hal yang penting untuk terus ditingkatkan efektivitas dan akuntabilitasnya, mengingat barang milik daerah sebagai salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sehingga terwujudnya pengelolaan aset yang tertib, efisien dan efektif, fleksibel dan optimal serta sesuai dengan asas-asas pengelolaan barang milik daerah. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda