Siswi SMA 1 Sumbawa Juara Nasional

oleh -14 views
bankntb

Lomba Sketsa Tata Ruang Tingkat Nasional 

Sumbawa Besar, SR (19/11)
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar di SMA Negeri 1 Sumbawa. Kali ini, Putri Arifatul Fajriah berhasil meraih juara dua pada lomba Sketsa Tata Ruang tingkat nasional, dalam rangka hari Tata Ruang Nasional, di Jakarta, belum lama ini. Prestasi yang diraih oleh siswi kelas XII IPA 4 ini, terbilang istimewa. Pasalnya, di partisipasi yang ketiga kalinya inilah, pelajar di salah satu sekolah unggulan dalam Kota Sumbawa tersebut, mampu menembus tingkat nasional dan merengkuh titel juara.

amdal

Selama ini pelajar yang diutus untuk mengikuti lomba itu, hanya sampai ke tingkat provinsi saja dan prestasi terbaiknya hanya meraih juara kedua dan juara harapan. Sementara yang berhak mewakili NTB, adalah peraih juara pertama.

Putri didampingi Wakasek Kesiswaan, Drs Suherman dan Guru Pembina, Ageng Saktian, SPd, dan Adi Maulana, SPd, menuturkan di lomba dengan tema Kota Idaman itu, Ia mengambar dengan menngunakan imajinasinya tentang kota idaman yang aman, damai, tidak sumpek dan penduduknya yang ramah.
Untuk mengambar kota idaman dengan imajinasinya, Putri, yang juga anak dari Kepala SMA Muhammadiyah Sumbawa, Dra Rodiah itu mengaku membutuhkan waktu selama 2 hari, sementara untuk mencari ide sesimpel mungkin memerlukan waktu sampai seminggu. “Intinya gambar tentang Kota Idaman ini saya buat sesimpel mungkin. Sebelum digambar, saya juga minta saran kepada guru Pembina dan keluarga. Alhamdulillah, berkat kerja keras, karya saya mendapat juara dua nasional,” kata dara kelahiran Sumbawa, 27 November 1996, yang bercita-cita ingin menjadi Arsitek ini.

Baca Juga  Tiga Mahasiswa UTS Terima Beasiswa RABASA

Sementara itu, kepala sekolah setempat, Fahrizal SPd MPd, mengaku bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya ini. Prestasi yang diraih Putri ini menurut Ical—sapaan akrabnya, makin menunjukkan bahwa pelajar di sekolahnya memiliki multi intelegency dan itu harus didukung sepenuhnya, agar prestasi tidak hanya diraih dibidang tertentu saja. “Makin banyak potensi yang dimiliki siswa, itu makin baik. Sekolah siap untuk mengembangannya. Apa pun bentuk kreatifitas siswa, kami dari pihak sekolah siap memberikan dukungan,” ujarnya.

Namun untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki siswanya, mantan Kepala SMAN 1 Lape ini, menegaskan masih ada beberapa kendala yang kerap dihadapi sekolah. Kendala besar yang sering dirasakan sekolah, terutama yang berkaitan dengan dana.
Di sinilah sambungnya, dibutuhkan pengertian semua pihak terutama orang tua murid, bahwa untuk memunculkan potensi yang dimiliki siswa bukanlah perkara gampang. “Ini (memunculkan prestasi) adalah tugas kita bersama, bukan hanya tugas sekolah. Jadi dukungan orang tua murid, juga sangat diharapkan,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda