Gerayangi Cucu, Kakek Ditangkap Polisi

oleh -13 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (19/11)

AL (57) diamankan polisi. Tindakan polisi tersebut dilakukan karena kakek asal kecamatan wilayah selatan Sumbawa ini diduga mencabuli MA–cucunya sendiri yang masih berumur 10 tahun. Kasus ini terjadi Senin (17/11) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu tersangka (AL) datang ke rumah menantunya AR (37) untuk membawa madu. Seperti biasa tersangka yang sudah lama menduda ini menginap di rumah menantu yang kebetulan ibu korban menjadi TKW di Saudi. Malam itu tersangka tidur bersama tiga cucunya termasuk korban anak yang paling besar. Entah mengapa tersangka menggerayangi kemaluan cucunya itu sembari melakukan onani hingga cairan tersembur di celana cucunya. Perbuatan tersangka ini diketahui menantunya yang kala itu masuk ke dalam kamar. Suasana tenang berubah berisik, bahkan menantunya sempat hendak memukul sang mertua. Malam itu juga kasus dugaan pencabulan ini dilaporkan ke Polres Sumbawa dan dalam waktu singkat AL ditangkap. Hasil pemeriksaan, AL ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

AL yang ditemui di Ruang Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, mengaku melakukan perbuatan itu dalam keadaan tidak sadar. Malam itu dia tidur bersama tiga cucunya dan kebetulan berada di samping MA. Dalam keadaan terlelap, AL bermimpi melihat seorang gadis cantik dan seksi sehingga memunculkan nalurinya untuk menjamah. Ketika dia sadar, ternyata yang dipegang adalah cucunya. “Saya kaget, ternyata cucu saya. Tapi menantu saya muncul dan marah-marah,” ujar tersangka. Dia mengaku sudah memberikan klarifikasi soal mimpinya, namun sang menantu tidak percaya. “Katanya dia mengintip saya melakukan perbuatan itu,” ucapnya lirih. Jika permasalahan ini tidak membuka ruang maaf, dia pasrah menerima nasibnya diproses secara hukum.

Baca Juga  Polda NTB Bagi 3.358 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid

Sementara itu Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasusbag Humas, IPTU Waluyo, membenarkan adanya laporan kasus itu dan terduga sudah diamankan untuk diproses lebih lanjut. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda