Bupati Sumbawa ‘Ngajar’ di IISBUD Samawa Rea

oleh -8 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/11)

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik
Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik

Meski baru berdiri, Institut Ilmu Sosial Seni dan Budaya Samawa Rea (IISBUD Sarea) sudah mulai dikenal luas. Hal tersebut seiring dengan banyaknya tokoh nasional hingga daerah yang mengisi kuliah umum di institusi pendidikan yang didirikan Dr H Zulkieflimansyah SE M.Sc melalui Yayasan Dea Mas. Setelah Wakil Gubernur NTB H Moh Amin SH M.Si yang datang bersama BPK RI beberapa waktu lalu, kali ini giliran Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik memberikan kuliah umum di aula IISBUD Sarea, Senin (17/11).

amdal

Pada kuliah umum yang mengusung tema “Sumbawa Menuju Peradaban Baru”, Bupati menyampaikan tema itu dapat diartikan sebagai proses sosial, ekonomi dan budaya masyarakat yang semakin baik di masa mendatang. Peradaban tidak bisa terlepas dari manusia dan peninggalannya, karena peradaban adalah segenap prilaku sopan santun dan tata krama yang diwujudkan oleh manusia dari waktu ke waktu baik dalam realitas politik, ekonomi dan sosial lainnya. Karenanya menjadi beradab adalah menjadi santun dan berakhlak baik serta peduli terhadap orang lain, bersih, sopan dan higienis dalam kebiasaan pribadi dan sebagainya. “Perubahan menuju peradaban baru dapat diartikan sebagai sebuah proses pergerakan nilai-nilai, institusi-institusi, pola pikir suatu masyarakat ke masa depan yang terus meningkat dari generasi ke generasi secara berkesinambungan,” paparnya.

IISBUD 4Perubahan menuju peradaban ini sesuai visi pembangunan Kabupaten Sumbawa periode 2011–2015 yaitu “Terwujudnya Masyarakat Sumbawa Berdayasaing Dalam Memantapkan Samawa Mampis Rungan”, tanpa melupakan karakter budaya dasar Tau dan Tana Samawa. JM sapaan akrab Bupati juga menambahkan bahwa dengan semangat bertanggung jawab sebagai bentuk pola pikir untuk kedepannya menghasilkan nuansa yang religius. Mahasiswa IISBUD Sarea diharapkan bisa menjadi seorang visioner dan mampu menciptakan sejarah.

Baca Juga  Banyak Jabatan Kasek yang Lowong, Dikbud Tak Ingin Terburu-buru
Rektor IISBUD, Ahmad Yamin SH MH
Rektor IISBUD, Ahmad Yamin SH MH

Sebelumnya Rektor IISBUD, Ahmad Yamin SH MH dalam sambutannya mengatakan, tahun pertama IISBUD telah terbentuk tujuh bidang program studi yaitu Prodi Hukum, Pemerintahan, Sastra, Seni Tari, Sosiologi, Sejarah dan Seni Musik. IISBUD didirikan bertujuan untuk meningkatkan dunia pendidikan dan diharapkan menjadi mitra kerja bupati, gubernur, dan pemerintah pusat dalam membangun peradaban di masa depan yang tidak lepas dari nilai–nilai budaya asli Sumbawa dan diharapkan dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk diketahui, kegiatan kuliah umum ini cukup semarak karena mahasiswa setempat menampilkan kebolehannya yakni pertunjukan ensambel musik yang dikemas secara apik hasil kolaborasi antara tarian dan musik khas Tana Samawa. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda