Bawa Istri Orang dari Tuban, Tertangkap di Alas

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (17/11)

Kompol Ibrahim, Kapolsek Alas
Kompol Ibrahim, Kapolsek Alas

Polsek Alas terpaksa mengamankan pasangan pria dan wanita di wilayah Desa Kalimango, kecamatan setempat, Sabtu (15/11). Ini dilakukan karena RL dan MN yang sudah beberapa hari tinggal serumah dan hidup layaknya suami-istri bukan pasangan resmi. Usut punya usut, MN adalah ibu empat anak asal Tuban Jawa Timur yang masih sah sebagai istri orang ini dibawa kabur RL—pria beristri asal Kalimango yang sebelumnya tinggal di Tuban. Dalam pelariannya, MN membawa serta anak keempatnya yang masih balita. Kini MN yang berada di Polsek Alas menunggu jemputan suaminya yang datang bersama polisi dari Tuban.

Kapolsek Alas, Komisaris Polisi (Kompol) Ibrahim yang dikonfirmasi kemarin, mengakui telah mengamankan pasangan tersebut. Hal ini berawal dari adanya laporan suami MN ke Polsek Palang, Tuban Jatim, yang kemudian berkoordinasi dengan Polsek Alas untuk mengidentifikasi keberadaan keduanya. Untuk mencarinya, kata Ibrahim, pihaknya membutuhkan waktu selama beberapa hari, karena dari informasi Polsek Palang, RL berada di Desa Baru Alas. Pencarian tak membuahkan hasil. Akhirnya pihak Polsek menggunakan momen pertemuan para Muspika yang dihadiri seluruh kades wilayah Kecamatan Alas untuk membantu mencari keberadaan RL dan MN. Dari koordinasi ini, RL dan MN berhasil ditemukan di Desa Kalimango tepatnya kediaman orang tua RL. Polisi yang datang menjemput keduanya sempat mendapat protes keluarga RL. Sebab pihak keluarga menilai penangkapan itu tidak berdasar, mengingat RL selama ini mengakui bahwa MN adalah istrinya. Setelah polisi menjelaskan dan meminta RL memberikan klarifikasi, barulah keluarga sadar telah dibohongi RL.

Baca Juga  Pelajar SMPN 1 Empang yang Hilang Tenggelam, Ditemukan

Sebenarnya RL telah beristri saat menjadi TKI di Malaysia. Kebetulan istrinya yang juga pernah menjadi TKW di tempat yang sama, berasal dari Tuban. Merekapun pulang ke tanah air langsung tinggal di Tuban. Dalam perjalanan rumah tangga, terjadi prahara karena hubungan RL dan istrinya tidak harmonis. Dari situlah RL kepincut dengan MN yang nota bene istri orang. Dari pengakuan MN saat diperiksa polisi, cinta itu tumbuh karena rasa iba setelah RL yang berprofesi sebagai tukang becak di sana curhat tentang rumah tangganya dan setiap hari MN yang bekerja sebagai pedagang selalu dijemput RL. Kebersamaan itulah yang memunculkan benih-benih cinta hingga akhirnya MN mau saja diajak RL kabur ke Sumbawa. Namun MN bersedia kembali ke pelukan suaminya, setelah Kapolsek Alas memberikan pemahaman. Apalagi ada tiga orang anaknya di Tuban yang siap menunggunya. “Kami masih menunggu Kapolsek Palang AKP Murni bersama suami MN datang menjemputnya. Soal bagaimana proses hukum selanjutnya tergantung suaminya apakah melanjutkan atau menyudahinya sampai di sini,” ucap Kompol Ibrahim. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda