Tertangkap Basah Bonyok Dihajar Massa

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/11)

Tersangka Dodi
Tersangka Dodi

Nyawa Dodi (40) tinggal seujung kuku. Dalam kondisi bersimbah darah, warga Kecamatan Alas ini berhasil terselamatkan setelah ratusan aparat kepolisian mengevakuasinya dari kepungan massa dua desa wilayah Kecamatan Moyo Hilir. Akibat aksi massa ini, Dodi menderita luka tebasan di kepala, telapak tangan kanan, wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya memar. Kondisi ini dialami setelah pria bertato tersebut kepergok mencuri pakaian di rumah Janariah warga Olat Po’ Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir, Jumat (14/11) sekitar pukul 11.00 Wita.

amdal
Barang Bukti Hasil Kejahatan
Barang Bukti Hasil Kejahatan

Saat itu rumah panggung milik korban dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya bekerja di luar kecamatan. Siang itu tersangka masuk dan beberapa kali naik turun tangga mengeluarkan buntelan. Aksi tersangka ini diperhatikan tetangga korban yang awalnya mengira pemilik rumah hendak ke rumah sakit karena ada keluarganya yang opname. Namun tetangga merasa asing melihat wajah tersebut sehingga menegur tersangka. Karena ditegur tersangka panik bahkan mengancam hendak memukul tetangga yang kebetulan ibu rumah tangga. Merasa ada yang tidak beres, tetangga itupun berteriak sehingga warga berdatangan. Tersangka menjadi kalang kabut menggunakan sepeda motor tancap gas meninggalkan TKP. Warga tak tinggal diam terus mengejar tersangka. Di tengah jalan, rantai motor tersangka putus, membuat laju kendaraan itu macet. Tersangka langsung kabur meninggalkan sepeda motor lalu menyusuri lokasi perkebunan. Di tempat itu warga sempat mengepung dan menghajar tersangka. Dalam kondisi terluka parah, tersangka masih bisa lolos hingga ke Pengenyar Desa Kakiang. Tanpa pikir panjang, dia masuk ke dalam rumah salah seorang aparat yang kebetulan sedang kosong. Warga yang mengejarnya kembali menghajarnya hingga akhirnya muncul kepala desa, ketua RT dan tokoh masyarakat yang dibantu pihak Polsek Moyo Hilir, mengamankan tersangka di rumah salah seorang warga. Namun demikian tersangka masih belum aman karena warga terus berdatangan. Akhirnya puluhan aparat bersenjata lengkap dari Polres Sumbawa yang dipimpin Kabag Ops Kompol M Hutagalung dikerahkan untuk menjemput tersangka guna menghindari adanya aksi massa lanjutan.

Baca Juga  Hindari Konflik Fisik, Ratusan Warga Tambaksari Datangi Polres dan DPRD  
Rumah yang terkepung massa
Rumah yang terkepung massa

Proses evakuasi berjalan alot sebab warga dari Berare bergabung dengan Kakiang belum mau beranjak. Beruntung saat itu memasuki waktu sholat Jumat, sehingga warga berangsur-angsur berkurang. Evakuasi berjalan lancar, setelah sempat mendapat penanganan medis, tersangka diamankan dan kini dalam pemeriksaan penyidik Reskrim.

Kapolsek Moyo Hilir, AKP Abdul Sani mengatakan saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Sumbawa, dan penanganan kasusnya tetap dilakukan pihaknya. “Kami hanya menitipkan tersangka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” kata Sani—akrab perwira low profil ini disapa. Guna proses hukum lebih lanjut, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga hasil aksi kejahatan tersangka. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda