Wujudkan Masyarakat Sehat melalui HKN ke-50

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (13/11)

Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan
Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan

“Indonesia Cinta Sehat” dan “Sehat Bangsaku Sehat Negeriku”. Itulah tema yang diusung Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, yang jatuh pada tanggal 12 November 2014. Peringatan HKN Tahun 2014 ini merupakan peringatan emas yang menujukkan telah setengah abad perjalanan pembangunan kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Ini menjadi inspirasi dalam mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat jasmani, rohani, sosial, serta bermutu, produktif dan berdaya-saing. Di halaman kantor setempat, resepsi HKN yang dibuka Wakil Bupati Sumbawa serta dihadiri pejabat SKPD, kepala puskesmas, perawat dan bidan ini berlangsung khidmat.

Kadikes Drs Didi Darsani A.Pt
Kadikes Drs Didi Darsani A.Pt

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Drs Didi Darsani A.Pt dalam laporannya menyampaikan tema HKN memiliki makna penting yakni menjadikan budaya hidup sehat sebagai bagian dari keseharian dengan harapan bersama akan kondisi sehat untuk seluruh masyarakat sebagai satu bangsa yang makin bermartabat. Dalam menyemarakkan HKN kali ini, ungkap Didi Darsani—sapaan akrabnya, digelar berbagai kegiatan di antaranya donor darah, bhakti sosial di wilayah Puskesmas Utan dengan aktivitas pengobatan gratis, sunatan massal, pelayanan KB bekerjasama dengan BKBPP Sumbawa, pelayanan kesehatan jiwa, penyuluhan kesehatan, dan operasi katarak bagi masyarakat miskin hasil kerjasama dengan Balai Kesehatan Mata Mataram (BKMM) yang dipusatkan di RSUP Sumbawa. Selain itu juga dilaksanakan senam sehat dan pertandingan futsal antar SKPD. Semarak HKN tidak hanya digelar di tingkat kabupaten, namun puskesmas pun melakukan hal yang sama.

Baca Juga  Mo-Novi Siapkan 20 Milyar Per Tahun Insentif GTT/PTT dan Tenaga Kesehatan

Dalam kesempatan yang sama, Didi Darsani menyampaikan khabar gembira yakni Puskesmas Moyo Hilir ditetapkan sebagai puskesmas terbaik dalam kategori terpencil tingkat Provinsi NTB, dan Indriany Utami A.Md, Keb—Bidan Puskesmas Unter Iwes dinyatakan sebagai bidan Akino karena selama 18 tahun tidak ada kematian ibu di wilayah kerjanya. Bersama kepala Puskesmas Moyo Hilir, Bidan Indriany kini berada di Mataram ibukota Provinsi untuk menerima penghargaan. Tak hanya itu, lanjut Didi, dalam peringatan HKN, Dikes Sumbawa memberikan apresiasi kepada petugas dan UPT Puskesmas untuk beberapa bidang. Yaitu Puskesmas Santun Lansia (UPT Puskesmas Unit 1), Puskesmas dengan manajemen terbaik (UPT Puskesmas Utan), dokter dengan pengabdian terbaik di daerah sangat terpencil (Dr Made UPT Batu Lanteh) dan bidan Akino (angka kematian ibu nol)—Bidan Indriany Utami. Terhadap mereka diberikan penghargaan yang langsung diserahkan oleh Wakil Bupati dengan tujuan untuk memberikan motivasi terhadap orientasi pelayanan kepada masyarakat.

Ketua PN Sumbawa Sumbang Darah
Ketua PN Sumbawa Sumbang Darah

Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa Drs H Arasy Muhkan dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pembangunan di bidang kesehatan melalui peningkatan layanan kesehatan dan revitalisasi puskesmas serta sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga pelayanan menjadi semakin dekat dengan masyarakat. Hingga Tahun 2014 ini, 23 dari 25 puskesmas telah berhasil ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap. Hal ini cukup signifikan, mengingat pada Tahun 2010 lalu, hanya 7 puskesmas rawat inap yang dimiliki Kabupaten Sumbawa. Selain itu, hingga saat ini juga telah memiliki 42 polindes dan 93 puskesmas pembantu.

Baca Juga  Iman Ulet Jaya Donasi Bocah Miskin Penderita Tumor Mata akut

Di samping revitalisasi puskesmas yang selama ini dijadikan fokus, pemerintah daerah telah mengkaji upaya optimalisasi layanan kesehatan di RSUD, melalui peningkatan SDM serta sarana prasarana layanannya. Kedepan upaya perbaikan kualitas pelayanan kesehatan akan terus dilakukan dengan tetap melibatkan dan membangun kesadaran masyarakat untuk selalu hidup sehat. “Semoga dengan kerjasama pemerintah daerah dan masyarakat akan mampu mendorong teman–teman yang bergerak di bidang kesehatan untuk selalu bekerja memberikan pelayanan terbaik sehingga masyarakat menjadi sehat,” ucapnya, seraya menyitir tema HKN yaitu Sehat Bangsaku, Sehat Negeriku, yang memberi pengertian tidak saja sehat bersifat fisik, namun juga sehat rohani, sehingga masyarakat dapat berfikir lebih cerdas dan cermat. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda