Jelang Kenaikan BBM, Polisi Perketat Pengawasan SPBU

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/11)

AKBP Karsiman SIK MM
AKBP Karsiman SIK MM

Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintahan Jokowi-JK pada November 2014 ini, diprediksi akan memicu terjadinya kelangkaan BBM. Kelangkaan ini disinyalir adanya oknum yang bermain dengan cara melakukan penimbunan BBM dan untuk dijual kembali sesuai harga pasca kenaikan BBM nanti. Menyikapi kemungkinan tersebut, jajaran Polres Sumbawa melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menerjunkan anggota ke sejumlah SPBU. Seperti diakui Kapolres setempat, AKBP Karsiman SIK MM yang dikonfirmasi, Kamis (13/11), bahwa anggotanya terus memantau situasi dan kondisi ketersediaan BBM sekaligus memastikan kelancaran distribusinya. Ini dilakukan untuk mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan BBM, serta pembelian BBM tanpa rekomendasi. “Setiap Polsek sudah kami instruksi untuk memantau SPBU di wilayahnya masing-masing,” kata Kapolres.

Sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya kasus penimbunan BBM, namun berhasil mengamankan seseorang yang membeli BBM bersubsidi dalam jumlah besar tanpa mengantongi rekomendasi. “Siapapun yang melakukan pelanggaran akan kami tindak,” tegas Kapolres.

Karenanya persoalan BBM ini harus menjadi perhatian bersama. Pemilik SPBU diharapkan tidak memainkan peran menyimpan BBM dan menjualnya saat harga BBM naik. Sebab praktek ini menjadi pemicu keresahan masyarakat karena kelangkaan BBM. Demikian dengan masyarakat terutama pemilik rekom untuk menggunakan BBM sebagaimana mestinya, tidak dialihkan ke tempat yang tidak sesuai peruntukan. Sebaliknya kepada pemerintah sebagai pihak yang berkewenangan mengeluarkan rekom untuk memberikan rekom kepada yang berhak. Selama ini control penggunaan rekom maish kurang sehingga kerap disalahgunakan. “Untuk mencegah penyalahgunaan BBM ini kami tidak dapat bekerja sendiri, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

Baca Juga  Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Bekuk Pencuri Motor

 

iklan bapenda