Konsesi Newmont Disinyalir Gagalkan Labangka Komplek

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (24/10)

Salamuddin Maula, Anggota DPRD Sumbawa
Salamuddin Maula, Anggota DPRD Sumbawa

Harapan masyarakat bagi keberadaan Bendungan Labangka Komplek, pupus sudah. Pembangunan bendungan ini dinyatakan gagal dan proyek nasional tersebut dialihkan ke Kabupaten Lombok Barat. Padahal rencana pembangunan Labangka Komplek ini sudah lama dan sangat matang termasuk penyiapan lahan, survey lokasi dan diikuti dengan pencanangan Labangka sebagai KTM (Kota Terpadu Mandiri). Sementara rencana pembangunan bendungan di Lombok Barat tidak pernah terdengar dan secara tiba-tiba pemerintah mengalihkan pembangunannya di sana. “Ini sangat merugikan masyarakat dan daerah Sumbawa,” tukas Salamuddin Maula—anggota DPRD Sumbawa dalam jumpa persnya, Kamis (23/10).

amdal

Sebelumnya dia mengaku telah mendatangi BWS, mendapat informasi bahwa Labangka Komplek berada di urutan pertama (skala prioritas) untuk direalisasikan Tahun 2014. Ia mensinyalir kegagalan Labangka Komplek karena ada kepentingan asing karena ternyata lahan pembangunannya berada di wilayah konsesi perusahaan tambang. “Kita mengharapkan masyarakat sejahtera melalui sumberdaya yang terbaharukan, tapi dikalahkan oleh sumberdaya yang belum tentu menguntungkan masyarakat Sumbawa. Ini jelas ada kepentingan pusat dan kepentingan asing. Masyarakat harus menanyakan ke pemerintah terkait kegagalan ini,” desaknya.

Labangka Komplek ini akan mengairi empat kecamatan yakni Empang, Plampang, Maronge dan Labangka. Keberadaannya diyakini mampu menimbulkan multiplier effect yang positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya. “Kita tidak ingin Labangka Komplek ini gagal hanya karena konsesi Newmont,” tukas Jalo—akrab politisi PKS ini disapa.

Baca Juga  Maju Jalur Independen, Sudirman Gandeng Kalangan Birokrasi

Untuk itu Jalon menegaskan Newmont tidak diperkenankan masuk sebelum Labangka Komplek terwujud. “Labangka Komplek harga mati, pemerintah tidak boleh diperdaya kepentingan asing dengan mengorbankan kepentingan rakyat yang lebih besar,” tandasnya.

Tanpa Newmont, daerah ini bisa maju asalkan pemerintah fokus memajukan potensi peternakan, pertanian dan perikanan. “Boleh ada tambang tapi harus menguntungkan masyarakat. Kalau tambang tidak menguntungkan masyarakat seperti sekarang ini buat apa ada tambang,” tandasnya. (*)

iklan bapenda