KMP di Sumbawa Diragukan Solid

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (16/10)

Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si, saat masih jabat ketua Komisi IV DPRD Sbw
Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si, saat masih jabat ketua Komisi IV DPRD Sbw

Koalisi Merah Putih (KMP) diharapkan dapat solid hingga sampai di tingkat bawah (kabupaten/kota). Hal ini berkaca dari kesuksesan KMP di DPR RI yang berhasil menyapu bersih semua jabatan strategis di parlemen. Potensi kemenangan KMP juga terlihat di DPRD Sumbawa, karena komposisi kursi yang ada lebih unggul dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang hanya beranggotakan PDIP, Hanura, dan Nasdem. Namun kesolidan parpol yang tergabung dalam koalisi khususnya di DPRD Sumbawa masih diragukan. Setidaknya ini disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa, Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si yang nota bene parpol tersebut menjadi bagian dari KMP.

Saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/10), Ia merasa pesimis Koalisi Merah Putih akan solid di DPRD Sumbawa. Gejala terjadinya keretakan sudah terlihat. Ada beberapa parpol di KMP yang pernyataan anggota berbeda dengan ketuanya. Artinya, ada inkonsisten antara apa yang dikatakan pimpinan dengan anggotanya, yang kemudian tidak menjamin untuk bisa bekerjasama. “Memang jika hitung-hitungan politik, KMP sangat dominan. Kalau solid bisa menyapu bersih jabatan di parlemen. Tapi saya tidak yakin KMP bisa solid,” ujarnya.

Namun rasa pesimis ini bisa saja berubah, mengingat politik itu dinamis karena apa yang dikatakan saat ini akan berbeda dengan esok hari. Yang paling penting politik ini bagaimana mengurus rakyat secara bersama tanpa ada ego kelompok dan istilah menang-kalah. Apabila memungkinkan menurut Sambirang, alat kelengkapan dewan itu dibagi rata sesuai komposisi keanggotaan di fraksi. Jabatan di alat kelengkapan ini sebaiknya dimusyawarahkan oleh pimpinan dewan secara baik dengan seluruh fraksi-fraksi. Tidak perlu melalui voting melainkan dapat dipilih melalui musyawarah mufakat, memilih calon pimpinan komisi, baleg dan BK berdasarkan kriteria dan track-record anggota bersangkutan. “Saya harap pimpinan bisa mengatur keseimbangan dalam parlemen. Tidak ada dominasi siapa atau partai tertentu karena semua parpol di dewan relative seimbang meski ada fraksi besar tetapi jumlah kursinya tidak terlalu besar,” demikian politisi cerdas ini. (*) Baca juga di Gaung NTB

Baca Juga  Hasil Survey My Institute: Laki-Laki, Figur Muda, dan Asli Sumbawa

 

 

 

 

 

iklan bapenda