Polisi Selidiki Proyek Embung Kokar Pekok

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (13/10)

AKP Erwan Yudha Perkasa SH, Kasat Reskrim Polres Sumbawa
AKP Erwan Yudha Perkasa SH, Kasat Reskrim Polres Sumbawa

Proyek Pembangunan Embung Kokar Pekok di Desa Ongko, Kecamatan Tarano, mulai diselidiki polisi. Ini ditandai dengan pemanggilan sejumlah pihak terkait oleh Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Penyelidikan ini dilakukan menyusul adanya laporan Forum Pemuda Peduli Sumbawa (FPPS) yang menduga pembangunan proyek itu tidak sesuai spesifikasi. Ada ketidakcocokan antara rencana dengan hasil pengerjaan.

amdal

Seperti Sabtu (11/10) kemarin, polisi melakukan pemeriksaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Sampurno ST MTECH. Saat dimintai keterangan, PPK yang juga staf di PSDA II BWS Nusa Tenggara I NTB ini tanpa didampingi kuasa hukumnya dan berlangsung selama hampir 4 jam.

Menurut informasi, Sampurno dimintai keterangan terkait tugas dan fungsinya sebagai PPK termasuk hasil pengerjaan proyek. Dalam keterangannya, Sampurno membantah terjadi penyimpangan dan menegaskan pembangunan proyek tersebut sudah sesuai perencanaan.

Untuk diketahui, proyek tersebut didanai APBN senilai Rp 4,3 miliar dan dikerjakan PT Zarinda Multi Konstruksi. Selama dalam pengerjaan diawasi langsung pegawai dari PSDA II BWS Nusa Tenggara I NTB  yaitu Suhardi ST selaku pengawas dan M Zain A.Md sebagai pengawas pekerjaan.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Erwan Yudha Perkasa SH membenarkan tengah menyelidiki proyek pembangunan Embung Kokar Pekok di Desa Ongko. Diakuinya, masih banyak pihak-pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangannya. “Setiap keterangan yang dihimpun penyidik akan didalami dan dikembangkan,” demikian Erwan. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Berawal Kenalan di Facebook, Seorang ABG Digilir Dua Pemuda