194 Bidan ‘Gugur’  

oleh -7 views
bankntb

Seleksi Penerimaan Bidan PTT Kemenkes RI

Sumbawa Besar, SR (03/10)

Junaidi A.Pt M.Si Sekretaris Dikes Sumbawa
Junaidi A.Pt M.Si Sekretaris Dikes Sumbawa

Sebanyak 194 orang bidan gugur dalam uji Tes Kompetensi Dasar (TKD) atau tes tulis seleksi penerimaan bidan desa PTT Kementerian Kesehatan RI di Kabupaten Sumbawa. Artinya dari 253 bidan yang mendaftar dan mengikuti seleksi mulai administrasi hingga TKD, hanya 59 orang yang berhak mengikuti seleksi tahap akhir yakni Uji Kompetensi Bidang (TKB) atau tes kemampuan tekhnis kebidanan untuk diciutkan menjadi 17 bidan PTT. “Hari ini (kemarin) sudah kami umumkan bidan yang lulus tes tulis (TKD) dan akan mengikuti TKB di Klinik IBI Jalan Cendrawasih, 4 Oktober besok,” kata Ketua Tim Seleksi Penerimaan Bidan PTT, Junaedi S.Si, M.Si, A.Pt saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/10).

Sebelumnya saat tahap awal atau seleksi administrasi, ungkap Junaedi yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, dua bidan tidak lolos karena belum memiliki STR (Surat Tanda Register) dari MTKI (Majelis Tinggi Kesehatan Indonesia). Sedangkan yang tersisa 59 orang yang berhak mengikuti TKD diambil dari 10 besar nilai tertinggi masing-masing kategori, yakni Kategori Desa Biasa 17 orang, Desa Terpencil 24 orang, dan Desa Sangat Terpencil 18 orang. Mereka kemudian akan dites kemampuan tekhnis kebidanan sehingga akan terjaring 17 orang untuk diangkat menjadi bidan PTT Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga  BPJS di Sumbawa Dinilai Bermasalah

Seleksi yang sangat ketat ini diakui Jun—akrab birokrat muda ini disapa, untuk menjaring bidan desa yang kualified agar nantinya dapat memberikan pelayanan kesehatan secara optimal. Sebab salah satu penyebab meningkatnya angka kematian ibu (AKI) di daerah ini adalah rendahnya SDM tenaga medis. “Seleksi ini salah satu upaya Dikes untuk meminimalisir adanya permasalahan kesehatan. Dengan adanya bidan yang kualified, pelayanan akan lebih optimal,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda