Cegah Terorisme dengan Sentuhan

oleh -0 views
Kapolda NTB, Brigjen Pol Srijono
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/10)

Aksi terorisme kerapkali terjadi di wilayah hukum Polda NTB. Hal ini ditandai dengan tertangkapnya sejumlah pelaku terorisme maupun munculnya beberapa kasus termasuk terbunuhnya anggota kepolisian di Kabupaten Bima. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kapolda NTB yang baru. Karenanya sejak menggantikan Brigjen Pol Moechgiyarto sebagai Kapolda NTB, Brigjen Pol Srijono intensif melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sumbawa. Selain melihat situasi keamanan kewilayahan, kunjungan kerja ini dilakukan untuk pembinaan anggotanya. Seperti kunjungannya di Kabupaten Sumbawa, Rabu (1/10).

amdal

Dicegat di sela-sela kunjungannya, Kapolda NTB Brigjen Pol Srijono yang didampingi Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM, mengaku prihatin bahwa ada warga NTB yang terlibat aksi terorisme. Karenanya pendekatan polisi dengan masyarakat harus lebih intens sebagai upaya pencegahan. Cara pendekatan ini dinilai lebih efektif daripada menangkap para pelaku terorisme. Sebab dengan semakin kuatnya daya tangkal masyarakat terhadap ajaran yang menyimpang akan meminimalisir aksi yang sangat mneresahkan ini. “Inilah tujuan kunjungan saya ke daerah untuk mencegah hal-hal yang dapat mengancam kondusifitas daerah,” akunya.

Sebelum pendekatan ke masyarakat, kata Kapolda, pendekatan kepada anggota harus diutamakan sehingga adanya perubahan prilaku ke arah yang lebih baik. Selanjutnya anggota diarahkan untuk turun ke masyarakat melakukan sentuhan-sentuhan yang membuat mereka ikut menjaga kondusifitas dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan keamanan. “Untuk melatih anggota, kami menurunkan tim khusus,” tukasnya.

Baca Juga  Petugas Tidak Lagi Takut, Kini Pelayanan LTSP Kembali Normal

Namun Kapolda memuji pembentukan Forum Ustadz yang diinisiasi Polres Sumbawa sebagai upaya untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat. “Asalkan pendekatan yang dilakukan sesuai dengan ajaran Rasulullah yakni Al-Qur’an dan hadist. Karena Rasulullah tidak pernah mengajarkan terorisme. Apabila ada kekhilafan oleh masyarakat harus disadarkan secara bersama-sama,” imbuhnya.

Menyinggung situasi NTB saat ini, Brigjen Srijono menyatakan masih aman dan kondusif, serta kinerja Kapolresnya cukup bagus. “Kami berharap kondisi ini tetap terjaga dan ini menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda