Final Pacuan Kuda Festival Moyo, Gadis Villa Juara Umum

oleh -52 views

Sumbawa Besar, SR (29/09)

Kuda Angin Laut Final 1Grand Final Pacuan Kuda Festival Moyo 2014, menutup kemeriahan Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Minggu (28/9). Pada laga penentu ini suasana berlangsung seru, karena ratusan kuda juara diadu. Gegap gempita suara ribuan penonton di tribun utama dan sepanjang lintasan menjadi penyemangat para joki untuk memecut kudanya agar menjadi tercepat mencapai garis finish, meski ada beberapa antara joki cilik tersebut harus dibopong keluar arena akibat terjatuh dari kuda sebelum pertandingan berakhir. Tidak hanya penonton, insane pers dari berbagai media cetak dan elektronik local dan nasional sibuk mengabadikan gambar, selain untuk konsumsi berita juga dalam rangka pembuatan film. Dalam laga ini 18 kelas diperlombakan mengikutkan lebih dari 100 kuda yang sebelumnya berhasil lolos pada babak semifinal.Kuda Angin Laut Final 2

DPRD

Laporan langsung dari arena menyebutkan, untuk Kelas TKA, Bintang Road menjadi yang tercepat. Kuda milik Sekdes Sengkal ini unggul tipis dari Barongsai (Iqbal Karang Cemes) dan Sinta (Putri Berare) yang nyaris mencapai finish secara bersamaan.

Tak kalah serunya di Kelas TKB. Payung Hitam (Ridho Malili) yang memimpin saat star pertama harus mengakui kehebatan Putri Bidadari (M As’ad Brimob Sumbawa) yang sebelumnya di posisi ketiga mampu mengejar ketika berada tikungan terakhir.

Selanjutnya TKC, tiga kuda milik Doktor Zul bersaing ketat. Namun satu kuda “Bintang Nagari” didiskualifikasi karena jokinya terjatuh. Sedangkan King Ramadhan berhasil mencapai garis finish unggul dari saudara sekandangnya Black Rodhes yang berada di urutan ketiga setelah Epidemik milik Ir Aris Labuan Sumbawa di urutan kedua.

Di Kelas OA, Primadona (Mesin Melili) tak terkejar. Kuda pacuan yang menjadi primadona penonton ini jauh meninggalkan lawan-lawannya seperti Aisyah (Irwan Kota Bima) dan Payung Mas (Muchsin Sbewe) di posisi kedua dan ketiga.Kuda Angin Laut Final 3

Semangat penonton di siang terik tersebut semakin menggelora. Sebab kerinduan penonton untuk mempertemukan tiga kuda juara terbayar. Di Kelas OB, Rina Nose, Putri Sumbawa dan Parwati bersaing ketat dan terjadi saling salip. Parwati (Siska Dompu) yang berada di urutan pertama saat Box Star dibuka menjadi lemah ketika 100 meter dari garis finish, sehingga terkejar Rina Nose milik Serma Muhidin PM Sumbawa yang akhirnya menjadi sang juara, serta Putri Sumbawa (Ny Rukmini Sape Bima) di urutan kedua.

Di Kelas OC, Agnes Monica mencapai finis lebih awal disusul saudara perempuan sekandangnya Kendedes—keduanya milik Siska Dompu, dan di urutan ketiga Sang Bintang (A Rahman Jotang). Untuk Harapan A, Bintang Lokasi (Ny Siti Sarah Kalampa Bima) berada di posisi puncak mengalahkan Putra Anugrah (H Fatah Maronge) yang hampir bersamaan mencapai garis finish, dan Jaguar (Andri Berare) di posisi ketiga.Kuda Angin Laut Final 4

Baca Juga  Semarak Pesta Rakyat Simpedes BRI Sumbawa 2014

Kelas Harapan B, kuda yang paling diunggulkan Maharani membuktikan keperkasaannya. Kuda milik Ny Siti Sarah asal Kalampa Bima ini unggul dari Marquez (Hoa Langsung Jaya) dan Bintang Film (Yoga Langam).

Lanjut ke Harapan C, Gagah Perkasa sungguh sesuai namanya. Kuda milik Ny Siti Aryani Karang Dima Badas menjadi yang perkasa dan mampu mengalahkah dua kuda jawara, Buraq milik Doktor Zul DPR RI dan Bintang Planet (Ahmad Langam).

Kelas Tunas A, Putri Ayu jauh meninggalkan kuda pacuan lainnya. Kuda milik Sania Bima ini mampu mempecundangi Raja Nusantara (Prabowo Jakarta) dan Era Baru (H Lasum Boal) yang berada di urutan kedua dan ketiga. Tunas B, Mercy menguasai Kerato Angin Laut. Kuda milik Roby Dompu ini mengalahkan dua kuda unggulan, Hitam Manis (Rabiatul Kota Bima) dan Celsea (H Ilham H Sarbini Banjarmasin). Pertandingan tak berhenti. Kuda jawara kembali adu kecepatan di Kelas Tunas C. Angin Laut milik Doktor Zul berhasil membawa pulang satu unit sepeda motor Yamaha Mio setelah berhasil menjadi jura pertama. Mengekor di belakangnya dua kuda asal Kota Bima, Hercules (Muhaimin) dan Masa Depan (Irma Ramdani).

Selanjutnya Dewasa A, Laskar Bertuah (Har Gapit) mengalahkan Sandang Pangan (Lina Julianti Boal) yang sebelum memimpin di depan, disusul Diablo (Hoa Langsung Jaya).Kuda Angin Laut Final 5

Kemudian Dewasa B, Gadis Villa (Doktor Zul DPR RI) tak terkalahkan. Dua lawan beratnya Burung Gagak (H Mustafa Serading) dan Fajar (H Fatah Maronge) harus puas di tempat kedua dan ketiga. Kelas Dewasa C, Muncul Baru (Roby Dompu) menjadi yang terdepan, disusul Dewantara (Ny Rukmini Sape Bima) dan Sinar Berlian (Drs Saruji Poto).

Kelas Dewasa D, Nona (Muamar Setiadi Polres Sumbawa) unggul dari Cewek Masa Kini (Ny Rukmini Sape Bima) dan X-Trail 07 (H Ilham Banjarmasin). Lanjut ke Kelas Dewasa E, Mimbar Alam milik M Tayeb Raberas, tak mampu dikejar Master Laba-Laba (Mances Lopok) dan Adi Bintang (Akhyar Doromelo Dompu). Penutup juara kelas, adalah Dewasa F. Di kelas ini sejumlah kuda favorit dengan nama yang sudah tersohor diadu. Dua kuda paling difavoritkan di luar dugaan tersingkir oleh Masteng milik Cristoper Kota Bima). Manuver milik Letkol Penerbangan Arif Hartono dan Neymar milik Doktor Zul harus puas di urutan kedua dan ketiga.

Baca Juga  Tiga Kali Erupsi, Gunung Agung Semburkan Material Warna Pekat

Rebut Juara Umum

Hari menjelang sore, penonton tak beranjak bahkan semakin bertambah. Sebab perang bintang terjadi untuk memperebutkan juara umum. Sejumlah kuda juara di Kelas TKA diadu dengan Kelas TKB. Hasilnya, Payung Hitam yang sebelumnya juara kedua di Kelas TKB berhasil balas dendam. Kuda milik Ridho Melili ini keluar sebagai juara umumn setelah mengalahkan Bintang Road juara kelas TKA, Barongsai dan Putri Bidadari juara Kelas TKB.

Jejak Payung Hitam diikuti Putra Anugrah yang menjadi juara umum Kelas OA Versus Harapan A. Kuda H Fatah Maronge ini mengalahkan Primadona dan Jaguar. Lanjut ke Kelas OB versus Harapan B, Putri Sumbawa (Ny Rukmini Sape Bima) mampu membayar hutangnya. Di kelas perang bintang ini, Putri Sumbawa berhasil mengalahkan rivalnya Rina Nose dan Maharani yang mengekor di urutan kedua dan ketiga.

Paling seru lagi di Kelas OC Vs Harapan C. Bintang Planet membalik keadaan. Kuda milik Ahmad Langam mengalahkan Buraq (Doktor Zul) dan Agnes Monica (Saskia Dompu).

Tunas A Versus Dewasa A, lagi Putri Ayu—kuda betina milik Sania Bima masih tangguh dari kuda juara lainnya. Di belakangnya mengekor Dablo (Hoa Langsung Jaya) dan Era Baru (H Lasum Boal). Lalu Kelas Tunas B Vs Dewasa B, Gadis Villa kembali menunjukkan keperkasaannya. Kuda milik Doktor Zul mengulang sukses tahun lalu dengan merebut juara umum, mengalahkan Mercy dan Celsea.

Kelas Tunas C Vs Dewasa C, Hercules memang perkasa. Kuda milik Muhaimin Bima yang sebelumnya urutan kedua kelas Tunas C menjadi juara umum mengalahkan Muncul Baru juara Dewasa C, dan Angin Laut juara Tunas C, serta Sinar Berlian.

Di laga pamungkas, Mimbar Alam (M Tayeb Raberas) mencatat dirinya sebagai kuda tercepat dan mengantongi gelar juara umum mengalahkan Cewek Masa Kini (Ny Rukmini) dan Nona (Muamar Polres Sumbawa).

Pacuan Kuda Festival Moyo 2014 ini ditutup secara resmi oleh Johan Rosihan ST—Anggota DPRD NTB. Para juara kelas masing-masing dihadiahi 1 unit sepeda motor, sedangkan juara umum mendapat hadiah uang tunai. Dalam pertandingan itu, hadir Doktor Zulkieflimansyah pemilik Kerato Angin Laut, pejabat OJK dan sejumlah BUMN/BUMD. Rencananya kejuaraan pacuan kuda serupa dalam waktu dekat akan digelar di Kabupaten Bima. (*) Baca juga di Gaung NTB

DPRD DPRD