PNPM Diminta Terus Berlanjut

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/09)

PNPM generasi 1Sejumlah  Camat dan kepala desa berharap program PNPM yang sudah berjalan di berbagai bidang sejak beberapa tahun di Kabupaten Sumbawa, terus berlanjut di masa mendatang. Mereka menilai keberadaan program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Harapan ini disampaikan camat dan kades kepada Tim TNP2K dan Tim Kementerian saat berkunjung ke daerah ini, kemarin.

Camat Alas, A Hasyim B di sela-sela pertemuan dengan Tim TNP2K di Hotel Sernu Sumbawa, mengatakan, keberadaan program PNPM  di kecamatannya sejak 2008 hingga saat ini, telah berdampak positif. Di antaranya mempercepat pembangunan infrastruktur di desa seperti jalan usaha tani dan irigasi, sehingga mampu mengatasi kesulitan masyarakat membuka akses menuju sentra produksi pertanian. Dengan terbukanya akses jalan, maka terjadi peningkatan kesejahteraan yang selaras dengan tujuan program yakni pengentasan kemiskinan.

Selain itu sambung Hasyim, keberadaan prgoram PNPM ini juga bermanfaat untuk menguatkan semangat gotong-royong masyarakat, karena dalam program PNPM yang dikedepankan adalah partisipasi dan pemberdayaan masyarakat bukan saja saat melaksanakan program, tetapi juga perencanaan program, maupun monitoring dan evaluasi. Fasilitator desa mengundang masyarakat untuk membicarakan program apa yang dibutuhkan suatu desa untuk dilaksanakan.

Sehingga pelaksanaan kegiatan sangat tranparan. “Kegiatan PNPM ini terintegrasi atau bersinergi dengan kegiatan lain dari pemerintah baik kabupaten maupun provinsi. Inilah yang membuat adanya percepatan pembangunan di desa. Dan program PNPM harus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk secara langsung berkiprah dalam pembangunan,” harap A Hasyim.

Baca Juga  “RISHA” Korban Gempa Mulai Dibangun di Alas Barat

Kepala Desa Jorok Kecamatan Utan, Zaenuddin BA di hadapan Tim TNP2K, mengemukakan hal yang sama. Menurutnya program PNPM Perdesaan, PNPM Generasi Sehat Cerdas, dan PNPM Pisew, telah mampu meretas kemiskinan terutama di desa. Karena itu 9 kades di Kecamatan Utan telah sepakat untuk melaksanakan program ini secara bersama-sama yang difasilitasi Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) yang selalu berperan aktif melakukan sosialiasi dan koordinasi program antar desa.

Untuk diketahui sebelum adanya program PNPM, masyarakat khususnya petani cukup kesulitan mengangkut hasil pertaniannya karena tidak adanya infrastruktur jalan yang memadai. Tapi kesulitan itu seketika teratasi setelah masuknya program PNPM, yang secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap kesejahteraan para petani. “Upaya pengentasan kemiskinan melalui program PNPM ini sangat tepat, dan kami dari 9 desa sudah merasakan manfaatnya. Kami harap program PNPM atau apapun namanya nanti, dapat terus berlanjut,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda