Pengeboman Ikan di Perairan Pulau Medang Kian Marak

oleh -10 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/09)

Kades dan Sekdes Bugis Medang
Kades dan Sekdes Bugis Medang

Kepala Desa Bugis Medang, Supardi dan Sekdesnya, Abdul Razak terpaksa menemui Kapolres Sumbawa, Senin (22/9). Langkah ini dilakukan karena mereka sudah kewalahan menghalau aksi pengeboman ikan yang diduga dilakukan sekelompok warga desa tetangga di wilayah perairan Pulau Medang, Kecamatan Badas. Selain berharap Kapolres menerjunkan pasukannya untuk menghentikan aksi meresahkan itu, juga untuk menghindari adanya konflik antar desa. “Aksi ini harus dihentikan agar tidak berdampak luas,” kata Kades Supardi didampingi Sekdesnya saat ditemui di Polres Sumbawa kemarin.

amdal

Diakuinya, aksi pengeboman ikan ini sudah berlangsung sejak sebulan yang lalu dan hingga kini masih terus terjadi. Aksi ini sangat ditentang warganya, selain sudah ada Perdes yang mengatur tentang larangan pengeboman, potassium dan penggunaan kompresor, berbagai upaya lainnya sudah dilakukan. Sebab warga Bugis Medang sangat menyadari bahwa mereka hidup dari laut dan potensi yang terkandung harus terjaga dalam menjamin kelangsungan hidupnya. “Karena itu warga kami menangkap ikan dengan cara memancing, dan tidak hal-hal yang merusak habitat laut,” ucapnya.

Namun sikap warganya ini bertolak belakang dengan sekelompok warga dari desa tetangga. Mereka dengan leluasa ‘mengganggu ketenangan warganya. Tentunya kenyataan ini membuat warganya geram dan hendak mengambil tindakan sendiri. Untuk mencegahnya, tambah Abdul Razak—Sekdes Bugis Medang, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan pemerintah desa tetangganya, bahkan mengundang sekelompok warga yang diduga sebagai pelaku. Meski sudah ada kesepakatan, namun kasus itu kembalin terulang. “Karena sudah tidak mempan dengan peringatan, kesepakatan dan upaya lainnya, sekarang kami minta polisi turun tangan. Mungkin dengan cara ini dapat membangun kesadaran para pelaku pengeboman,” pungkasnya.

Baca Juga  Jaksa Periksa Panitia Pengadaan Proyek BBA Empang

Sementara itu Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM merespon positif informasi yang disampaikan Kades dan Sekdes Bugis Medang. Ia mengaku telah memerintahkan Kasat Polair, IPTU Wahhiduddin untuk mengintensifkan patrol laut di wilayah perairan rawan pengeboman ikan terutama di Pulau Medang. “Jika tertangkap tangan akan diproses secara hukum,” tegas Kapolres. Selain itu pihaknya akan menggiatkan penyuluhan sehingga aksi warga yang beresiko hukum ini dapat segera dihentikan dan tidak terulang lagi. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda