SDIT Samawa Cendekia Galang Dana Peduli Palestina

oleh -0 views
bankntb

Dimeriahkan Raja Dongeng

Sumbawa Besar, SR (18/09)

SDIT Palestina 1Kepedulian terhadap nasib rakyat Palestina yang terus menjadi korban agresi militer Israel, tak pernah berhenti. Berbagai macam cara yang dilakukan dalam membangkitkan rasa solidaritas. Salah satunya melalui kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Samawa Cendekia Sumbawa Besar. Dalam kegiatan kemanusiaan itu, SDIT kembali menghadirkan Kak Wawan—raja dongeng NTB. Hanya dalam satu jam, dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp 8.750.000.

Kepala SDIT setempat, Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si yang dihubungi Selasa (17/9), mengatakan, kegiatan kemanusiaan itu untuk membangun sense of ourness atau semangat ke-kita-an, yang merupakan gerakan kemanusiaan peduli sesama terutama untuk rakyat Palestina yang tak kunjung bebas dari teror bom Israel.

SDIT Palestina 2Menurut informasi akibat agresi militer Israel dalam 50 hari terakhir ini ungkap Sambirang, sekitar 2 juta orang rakyat Palestina tewas, 600 di antaranya anak-anak. Selain itu 500-an sekolah hancur lebur. Kondisi ini membuat SDIT Samawa Cendekia merasa prihatin.

Karenanya SDIT menggelar kegiatan edukatif untuk membangkitkan rasa syukur, karena anak-anak di Indonesia khususnya Sumbawa dapat bersekolah dalam suasana aman, nyaman dan tidak ada gangguan. Rasa syukur inipun diimplementasikan dengan menggalang dana untuk membantu rakyat Palestina yang dirundung duka dan sangat membutuhkan uluran tangan. “Melalui kegiatan ini juga, kami mengajarkan anak-anak untuk pandai bersyukur, dan melatih karakter kepedulian, karena pendidikan seperti ini bagian dari kurikulum,” jelas Sambirang.SDIT Palestina 3

Baca Juga  Siswa SDIT Samawa Cendekia Panen Jagung

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa dan orang tua siswa SDIT, namun juga mengundang sekolah lain di sekitarnya yakni SDN Karang Padak dan TKIT ASA yang ikut memobilisasi siswanya melakukan penggalangan dana. “Alhamdulillah dana yang terkumpul mencapai 8 juta lebih,” sebut Sambirang, yang selanjutkan akan dikirim ke Palestina melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda