Seorang Penambang Ditemukan Membusuk

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/09)

Kasus dugaan pembunuhan kembali terjadi di lokasi tambang. Jika sebelumnya di wilayah Kecamatan Lantung, kali ini di lokasi tambang Perbukitan Jerokongkong Kokarasa, Desa Juranalas, Kecamatan Alas. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk dan dipenuhi belatung. Hasil identifikasi jasad yang ditemukan tertelungkup ini, bernama Saparuddin (30) warga Dusun Gontar I, Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat. Warga seketika geger dan melaporkan temuan mengerikan itu ke Polsek Alas.

Kapolsek Alas, Komisaris Polisi (Kompol) Ibrahim, kemarin, mengatakan, korban ditemukan Minggu (14/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Bersama anggotanya, dia langsung ke Perbukitan Jerokongkong Kokarasa, tempat warga dari segala penjuru melakukan penambangan emas secara illegal. Darri keterangan yang diperoleh di TKP, korban pertamakali ditemukan Hamdani (19)–cucu pemilik tanah (Manira) warga Karang Sawo Dusun Pok Desa Kalimango Kecamatan Alas.

Mayat Sarapuddin (30) ditemukan dalam keadaan badannya tertelungkup, membengkak dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan berulat, dan diduga sudah meninggal dunia sekitar 4 hari lalu. Di TKP ditemukan parang, potongan besi dan di sekitar lubang galian terrdapat bercak darah. Kuat dugaan korban dibunuh karena ada tanda-tanda kekerasan. Jasad korban pun langsung dievakuasi ke RSUD Sumbawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Salah seorang warga Desa Juranalas Kecamatan Alas, yang enggan disebutkan namanya, berharap aparat segera menutup tambang emas ilegal ini, karena khawatir ada kejadian berikutnya. Selain itu galian tambang tak berijin ini dapat menyebabkan tanah longsor dan merusak lokasi persawahan yang berada di sekitarnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Kepala Kesbangpoldagri KSB Disidang Pekan Depan