Ayo Daftar Penerimaan Bidan PTT

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (12/09)

Junaidi A.Pt M.Si Sekretaris Dikes Sumbawa
Junaidi A.Pt M.Si Sekretaris Dikes Sumbawa

Kabupaten Sumbawa mendapat kuota 17 bidan desa PTT (pegawai tidak tetap) dari pemerintah pusat pada Tahun 2014 ini. Jatah tersebut diberikan sebagai respon atas usulan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa atas kebutuhan 60 orang bidan desa. Hal ini diakui Kepala Dinas Kesehatan setempat yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinas, Junaidi A.Pt M.Si yang juga selaku PPID, Kamis (11/9).

Diakui Jun—akrab pria low profil ini disapa, sebenarnya pengangkatan bidan desa PTT dilakukan Kementerian Kesehatan RI dalam tiga periode yaitu Mei, September dan Desember. Namun untuk Mei dan September pada tahun ini tidak teralokasi, baru pada periode terakhir (Desember) diwujudkan pusat dengan memberikan kuota sebanyak 17 orang. Mereka nantinya akan disebar yaitu masing-masing 6 orang ditempatkan di daerah terpencil dan sangat terpencil, sisanya 5 orang di daerah kriteria biasa. Menindaklanjuti kuota tersebut, lanjut Jun, Dikes akan melaksanakan seleksi penerimaan bidan sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Pendaftaran seleksi ini mulai dibuka 12 hingga 19 September 2014. Tentunya ini kesempatan bagi bidan desa terutama yang mengabdi secara sukarela maupun yang baru diwisuda. “Mulai besok (hari ini, Red), pendaftaran sudah dibuka dan ditutup 19 September sekitar pukul 16.00, lamaran dapat diantar langsung ke Sekretariat Seleksi di Kantor Dikes Sumbawa,” kata Jun.

Mengenai seleksi bidan desa tersebut diakuinya berbeda dengan penerima PTT tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya seleksi administrasi, namun Tahun 2014 ini, seleksinya melalui tiga tahap yaitu seleksi administrasi, Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan terakhir Tes Kompetensi Bidang (TKB). Khusus seleksi terakhir (TKB), dinilai sangat penting agar bidan desa yang ditempatkan nanti memiliki kompetensi yang baik sehingga dapat memberikan pelayanan optimal. Lebih jauh dikatakan Jun, pengusulan bidan desa PTT akan terus dilakukan hingga konsep desa siaga minimal 1 desa 1 bidan dapat terpenuhi.

Baca Juga  Semua Desa di Sumbawa Sudah Bentuk Relawan Pencegahan Covid-19

 

Dapat Tambahan Dokter

Selain mendapat jatah bidan PTT, Sumbawa juga menerima tambahan dokter PTT dari pusat. Dokter ini terdiri dari 4 dokter umum dan satu dokter gigi. Tapi dua dokter umum yang akan ditempatkan di sejumlah daerah terpencil ini, mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. “Tinggal tiga dokter, satu ditempatkan di daerah terpencil, dan dua (dokter umum dan gigi) ditugaskan di daerah sangat terpencil,” demikian Jun. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda