Bandara Sumbawa Siap Layani Penerbangan Malam Hari

oleh -9 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (11/09)

Ahmad S.Sos Kepala Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa
Ahmad S.Sos Kepala Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa

Bandar Udara Sultan Kaharuddin Kabupaten Sumbawa dalam beberapa bulan ini tidak pernah sepi. Setiap hari aktivitas penerbangan di bandara yang pada Tahun 2013 lalu bernama Bandara Brang Biji ini sangat lancar mulai pagi, siang dan sore hari. Geliat penerbangan tersebut menyusul beroperasinya tiga perusahaan maskapai yaitu Trans Nusa, Wings Air dan Garuda Indonesia Airlines, sekaligus pelengkap jalur transportasi yang sudah ada yakni darat dan laut, dalam rangka meningkatkan konektivitas Kota Sumbawa dengan kota lainnya dalam wilayah Indonesia. Namun sejauh ini penerbangan tidak terlayani pada malam hari. Akibatnya ada beberapa penerbangan Wings Air dari Mataram—Sumbawa terpaksa dicancel karena sudah menunjukkan pukul 18.00 Wita.

Kepala Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa, Ahmad S.Sos yang dikonfirmasi belum lama ini mengakui sempat tercancelnya penerbangan Wings Air dari Mataram beberapa waktu lalu. Hal tersebut terjadi karena sudah pukul 18.00 Wita atau hari sudah mulai gelap. Kondisi ini ungkap Ahmad, bukan berarti Bandara Sultan Kaharuddin tidak dapat melayani penerbangan pada malam hari, melainkan ijin operasional Wings Air hingga pukul 17.30 Wita. “Saat itu Wings Air yang terbang dari Surabaya agar terlambat landing di BIL yakni sekitar pukul 6 sore. Petugas di sana melarang untuk melanjutkan penerbangan ke Bandara Sultan Kaharuddin karena telah melewati jadwal penerbangan,” jelas Ahmad, seraya menambahkan bahwa larangan tersebut untuk kepentingan keselamatan dan kenyamanan penerbangan.

Baca Juga  SP3T Sabedo Dibangun, Pertama di Wilayah Kodam Udayana

Menurut Ahmad, Bandara Sultan Kaharuddin telah dilengkapi fasilitas penerangan dengan adanya pemasangan sejumlah lampu di beberapa titik landasan. Karena itu Bandara Sultan Kaharuddin siap melayani penerbangan di malam hari. Hanya sampai sekarang belum ada maskapai yang meminta jadwal penerbangan dan landing pada malam hari. Sebagai bukti kesiapan Bandara Sultan Kaharuddin, Wings Air yang take off dari Bandara Sultan Kaharuddin menuju BIL sekitar pukul 05.30 Wita setiap hari, dibantu dengan lampu yang telah terpasang di landasan, karena saat itu masih gelap. “Kami siap melayani penerbangan malam hari jika memang ada maskapai yang mengajukan ijin operasional di waktu tersebut,” tukas Ahmad.

Di bagian lain Ia mengaku bersyukur penerbangan kian lancar, sehingga mobilisasi lalulintas udara terus bergeliat dengan dukungan masyarakat yang antusias menggunakan transportasi udara tersebut. Setiap hari Wings Air selalu penuh, Garuda yang melayani 4 kali seminggu juga tak jauh beda, demikian dengan Trans Nusa dengan jadwal tiga kali seminggu Sumbawa—Denpasar. Ahmad berharap kondisi ini terus berlangsung bahkan ditingkatkan. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda