SMK Al-Kahfi Sumbawa Wakili NTB ke Ilmiah Remaja Nasional

oleh -18 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (05/09)

SMK Alkahfi prestasi 1Berada di pedalaman bukan berarti terisolir dari ilmu pengetahuan. Jauh dari kota bukan berarti tidak berprestasi. Itulah SMK Al Kahfi Sumbawa—sekolah kejuruan berbasis pesantren yang berada di hutan belantara wilayah Kecamatan Moyo Hulu. Meski dalam kondisi terbatas dan masih berumur tiga bulan, namun nama sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Dea Mas ini, seketika meroket. Pasalnya, SMK Al Kahfi menjadi satu-satunya sekolah kejuruan di Kabupaten Sumbawa yang mendapat kehormatan untuk mengikuti Perkemahan Ilmiah Remaja (PIR) Nasional ke-13 yang diselenggarakan di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 7—12 September 2014. Sedikitnya 7 siswa SMK Al Kahfi dikirim dalam kegiatan bergengsi yang digelar LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Republik Indonesia yang dikoordinasikan oleh Kementerian Negara Riset dan Tekhnologi (KMNRT). Para siswa tersebut akan bergabung bersama 550 peserta lainnya dari seluruh daerah di Indonesia. “Besok mereka akan bertolak ke Wakatobi untuk mengikuti perkemahan ilmiah remaja nasional di Wakatobi suatu daerah destinasi wisata yang sangat terkenal di negeri ini,” kata Kepala SMK Al Kahfi, Ust Jufri S.Pd.I didampingi staf pengajarnya Ust H Hilal Alamudy S.Ip M.Hum dan siswanya, usai bertemu dengan Kadis Diknas Sumbawa, Kamis (4/9). Keikutsertaan siswa Jurusan Akuntansi dan Mekanisasi Pertanian ini cukup membanggakan dan banyak manfaat yang dapat diimplementasikan dalam rangka pengembangan pengetahuan di Kabupaten Sumbawa. Sebab dalam kegiatan LIPI ini mereka akan diajarkan tentang leadership, riset dan disiplin ilmu, yang dinilainya sangat berguna mengingatkan para siswa SMK Al Kahfi adalah calon memimpin masa depan.  Ia berharap ilmu yang diperoleh ketika mengikuti perkemahan ilmiah remaja nasional ini dapat ditularkan kepada rekan siswa lainnya dan diimplementasikan dalam proses belajar mengajar.SMK alkahfi 2

Untuk diketahui SMK Al Kahfi adalah sekolah baru yang mengintegrasikan sekolah kejuruan dan pendidikan moral yang aktif. Di Indonesia, sekolah ini dianggap belum begitu banyak, sehingga keberadaannya mendapat perhatian dan merupakan program dari pemerintah. “Kami berkeyakinan dipilihnya sekolah ini untuk mengikuti kegiatan nasional, karena LIPI sudah melihat sekolah yang kami rintis adalah sekolah model baru yang sangat berpotensi untuk berkembang di masa mendatang,” cetusnya.

Baca Juga  TGB: Perutnya Kaya, Punggungnya Harus Berkualitas

Ditambahkan Ust H Hilal Alamudy S.Ip M.Hum, siswa yang menimba ilmu di sekolah kejuruan terutama SMK Al Kahfi harus mampu berinovasi. Untuk berinovasi pasti melalui proses riset. Karenanya keikutsertaan siswa sekolahnya di Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional yang digelar LIPI berkolerasi positif dengan keilmuan yang diajarkan di SMK Al Kahfi. “Anak-anak seusia mereka dan masih duduk di kelas 10 pasti asing dengan dunia riset. Ketika mereka sudah mengikuti kegiatan LIPI ini, siswa Al Kahfi sudah memiliki pengalaman baru dan pengetahuan tentang riset,” ujarnya.

Manfaat lainnya, lanjut Ustad Hilal, SMK Al Kahfi semakin dikenal, tidak hanya di tingkat local dan regional, tapi sekarang sudah di level nasional. Prestasi ini akan menjadi pemicu semangat bagi anak didik dan sekolahnya, maupun cerminan dari sekolah lain untuk maju. “Semoga ke depan prestasi terus diukir para siswa, sebab semakin berinovasi maka akan melahirkan prestasi,” pungkasnya. (*)  Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda