Mobil Pemadam Kebakaran Abaikan KIR

oleh -19 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (04/09)

mobil pemadam 1Meski aturan mengharuskan seluruh kendaraan bermotor dilakukan pengujian kendaraan (KIR) guna memastikan kondisinya layak beroperasi, namun seluruh kendaraan operasional Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa, tidak pernah melakukannya sejak pengadaan hingga kini.

amdal

Kabid UPT PKB Dishubkominfo Sumbawa, Suji Wartono yang dikonfirmasi Rabu (3/9), mengaku tidak melakukan pengujian kendaraan pemadam milik Pemda Sumbawa. Padahal layak dan tidaknya kendaraan itu beroperasi setelah dinyatakan lulus KIR.

Untuk diketahui sebut Suji, sesuai Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, pengujian kendaraan diwajibkan untuk mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandeng dan angkutan lain yang dioperasionalkan di jalan.

Mobil pemadam masuk dalam kategori mobil barang, karena diklasifikasikan sebagai mobil tangki. Karena itu kendaraan pemadam wajib mengikuti pengujian kendaraan.

Bagi orang yang tidak melakukan pengujian kendaraan, menurut Suji, akan diancam pidana kurungan dan denda. “Apabila orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di jalan, tidak memenuhi persyaratan laik jalan, dapat dipidana dengan kurungan 2 bulan atau denda paling banyak 500 ribu rupiah,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, setiap orang yang menggunakan mobil penumpang termasuk mobil barang  tanpa dilengkapi dengan surat keterangan uji berkala dan lulus uji berkala dipidana dengan kurungan 2 bulan, atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Sepengetahuannya, kendaraan lain  milik pemerintah, tetap dilakukan uji berkala, kecuali mobil pemadam kebakaran. Untuk melakukan uji berkala diawali dengan uji tipe, yaitu pengujian dari pabrik yang dilakukan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Hasil uji tipe ini menjadi syarat untuk dilakukan uji berkala. Uji berkala ini sangat penting untuk menjamin bahwa kendaraan tersebut selalu memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan yang bermuara kepada keselamatan transportasi. “Kalau sebuah kendaraan telah diuji, maka dapat dipertanggungjawabkan secara hukum apabila terjadi kecelakaan,” katanya.

Baca Juga  Haji Saat: Jembatan Dirobohkan Harus Buat Jalan Wakil

Terkait dengan mobil pemadam jika dilihat dari fungsinya, ungkap Suji, harus dalam kondisi prima, aman secara teknis, dan memiliki spesifikasi khusus, karena kendaraan tersebut harus lari dengan kecepatan tinggi dan memiliki beban berat. “Salah satu cara untuk memastikan kondisi mobil itu baik adalah dengan melakukan uji kendaraan,” pungkasnya. (*)  Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda